Special Plan: Kemenhaj: 118 hotel di Madinah siap sambut jamaah gelombang pertama

Kemenhaj: 118 Hotel di Madinah Siap Sambut Jamaah Gelombang Pertama

Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah mempersiapkan 118 unit penginapan yang terletak di tiga zona utama, yakni Syamaliah (utara), Janubiyah (selatan), dan Gharbiyah (barat), untuk menerima jamaah calon haji dalam gelombang pertama. Kesiapan penginapan dianggap sebagai faktor penting agar para jamaah dapat beristirahat dengan tenang serta melaksanakan ibadah dengan khusyuk, kata Zaenal Mutaqin, Kepala Seksi Akomodasi Daerah Kerja (Daker) Madinah, dalam pernyataan di Jakarta, Selasa.

Tantangan Penempatan Jamaah di Hotel

Zaenal menjelaskan bahwa kapasitas kamar hotel di Madinah seringkali tidak sesuai dengan jumlah peserta haji dalam satu kloter. Hal ini memaksa pihaknya melakukan penyesuaian dalam penempatan. Dalam situasi tersebut, jamaah dari satu kloter mungkin terdistribusi ke hotel berbeda, tetapi Kemenhaj menjamin layanan yang diberikan tetap merata tanpa perbedaan kualitas.

“Seluruh layanan yang kita berikan kepada jamaah itu sama. Mulai dari penginapan, konsumsi, transportasi, hingga aktivitas ibadah seperti ziarah, semuanya sudah distandarkan,” ujarnya.

Meski berbagai hotel memiliki tingkat fasilitas yang beragam, mulai dari kelas tiga bintang hingga sebagian mendekati empat bintang, standar pelayanan untuk jamaah tidak berkurang. “Memang hotelnya berbeda, tetapi layanan yang diberikan tetap seragam. Bahkan ada fasilitas yang hampir mendekati layanan khusus haji, meski jamaahnya bersifat reguler,” tambah Zaenal.

Kemenhaj juga berupaya memastikan jamaah yang berasal dari keluarga atau lansia bersama pendampingnya tidak dipisahkan saat ditempatkan di penginapan. Dengan persiapan tersebut, diharapkan jamaah haji Indonesia dapat menjalani ibadah secara optimal selama berada di Madinah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *