Topics Covered: KI DKI nilai Puslatkesda perlu perkuat sistem layanan informasi

KI DKI: Puslatkesda Harus Tingkatkan Sistem Informasi

Menyusul evaluasi keterbukaan informasi publik pada 2025, Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menilai bahwa Pusat Pelatihan Kesehatan Daerah (Puslatkesda) perlu meningkatkan kemampuan layanan informasi, baik secara langsung maupun digital, agar dapat mencapai standar “Badan Publik Informatif”.

Nilai Capaian 81,89 Masih Perlu Ditingkatkan

Dalam wawancara di Jakarta, Selasa, Komisioner KI DKI Jakarta bidang penyelesaian sengketa informasi, Agus Wijayanto, menegaskan bahwa meski nilai Puslatkesda DKI Jakarta mencapai 81,89, masih ada ruang peningkatan sekitar 9 poin untuk mencapai kategori informatif. Ia menekankan bahwa progres ini menjadi dasar strategis menuju 2026.

“Kami membuka ruang diskusi. Jika ada kendala, bisa dikonsultasikan. Prinsipnya adalah melayani dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur UU KIP,”

Agus menambahkan, implementasi KIP tidak hanya bersifat memenuhi indikator penilaian, tetapi juga harus dijalankan secara konsisten di setiap badan publik. Dari total 829 badan publik yang dievaluasi, hanya 189 yang berhasil meraih predikat informatif.

Dalam rangka menunjang peningkatan kualitas informasi, Agus menyoroti pentingnya memperjelas alur permohonan informasi melalui situs resmi dan media fisik seperti banner di meja layanan. Selain itu, ia mengingatkan badan publik untuk segera menyusun Daftar Informasi Publik (DIP) secara lengkap dan memastikan ketersediaan informasi berkala yang wajib diumumkan.

Kepala Puslatkesda DKI Jakarta, Fifi Mulyani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima saran dari KI DKI dan menyadari perlunya perbaikan dalam manajemen Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

“Kami menyadari masih perlu banyak belajar. Untuk mencapai predikat informatif, kami tidak akan berhenti, tetapi terus berproses dan meningkatkan kapasitas tim,”

Ia menjelaskan bahwa masukan dari KI menjadi bekal penting untuk meningkatkan layanan informasi ke depan. Fifi optimis bahwa waktu hingga monev 2026 cukup untuk melakukan perbaikan melalui konsultasi dan coaching clinic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *