Special Plan: Potret Veteran AS Serbu DPR, Tuntut Perang Iran Dihentikan
Potret Veteran AS Serbu DPR, Tuntut Perang Iran Dihentikan
Sejumlah veteran Amerika Serikat dan keluarga anggota militer ditahan setelah menggelar aksi protes di kompleks kantor Kongres Washington DC, AS, pada Senin (20/4/2026). Aksi berlangsung di salah satu gedung legislatif, memancing perhatian dari petugas keamanan setempat. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Aksi dengan Slogan Penolakan Perang
Kelompok veteran yang turut serta mengibarkan poster bertuliskan “Akhiri Perang di Iran” berdemo sambil mengadakan upacara melipat bendera di rotunda Gedung Kantor Cannon House. Mereka lalu berbaris dengan mengucapkan berbagai slogan menentang kebijakan perang. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Kebijakan Perang Dinilai Berisiko Tinggi
Protes ini muncul akibat kekhawatiran para veteran dan keluarga militer terhadap kebijakan perang yang dianggap membahayakan. Mereka meminta para anggota Kongres untuk mengambil keputusan tegas guna mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Petugas Berusaha Memulangkan Massa
Aparat Polisi Capitol sempat mengarahkan peserta aksi untuk membubarkan diri. Namun, demonstrasi tetap berlanjut hingga lebih dari 60 orang dari total sekitar 150 peserta ditahan karena melanggar aturan di area gedung pemerintahan. (REUTERS/Kevin Lamarque)
Salah satu peserta demonstrasi mengungkapkan harapan agar Kongres segera bertindak. Ia menegaskan bahwa para legislator memiliki wewenang untuk menghentikan kebijakan militer yang diambil oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.