Main Agenda: Komisi I DPR: Indonesia perlu perkuat kedaulatan sekaligus bebas aktif
Komisi I DPR: Indonesia perlu perkuat kedaulatan sekaligus bebas aktif
Dalam diskusi yang diadakan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan bahwa Indonesia harus terus memperkuat kedaulatan nasional dan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. Ia menilai hal ini penting untuk merespons berbagai konflik global yang masih memanas, mulai dari perang Rusia-Ukraina hingga ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Dave menekankan bahwa negara ini perlu mendorong solusi tetap bagi konflik internasional, agar tidak hanya menjadi bincang-bincang tanpa hasil. “Indonesia harus terus berperan aktif dalam mencari perdamaian, bukan sekadar berbicara di tingkat teori,” ujarnya dalam
sidang diskusi.
Menyikapi ancaman perang hibrida yang semakin mengemuka, Dave mengingatkan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari konflik global. Meski ketegangan terjadi di wilayah lain, ia menegaskan bahwa kawasan Laut China Selatan, yang dekat dengan wilayah Indonesia, menjadi area yang layak diawasi lebih intensif.
Dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif, Dave menyatakan bahwa Indonesia harus menjaga keseimbangan. “Meski Tiongkok adalah mitra dagang utama, dukungan teknologi dan kerja sama dari Amerika Serikat serta Eropa tetap dibutuhkan,” tambahnya.
Kondisi global juga memengaruhi sektor ekonomi, terutama fluktuasi harga minyak. Namun, Dave mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi melalui kebijakan fiskal. Ia menyoroti keberhasilan Presiden Prabowo dan Menteri ESDM dalam mengurangi dampak kenaikan harga minyak dengan cara pengelolaan APBN yang tepat.