Latest Program: Bulog edukasi pelajar tentang ketahanan pangan lewat eduwisata

Bulog edukasi pelajar tentang ketahanan pangan lewat eduwisata

Rabu, Jakarta – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Wilayah Jakarta dan Banten mengadakan kegiatan edukasi bagi siswa SMK Hang Tuah 1 Kelapa Gadung serta SMA Negeri 21 Jakarta Timur. Program ini berupa eduwisata di Komplek Pergudangan Bulog Kelapa Gading, bertujuan memberikan gambaran tentang operasional Bulog dalam mengelola stok beras pemerintah.

Program Eduwisata: Sinergi dengan Pendidikan

Pemimpin Bulog Wilayah DKI Jakarta & Banten, Taufan Akib, mengatakan bahwa eduwisata ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama dengan lembaga pendidikan. “Program ini bertujuan menambah wawasan anak didik terkait pangan dan peran pemerintah dalam menjaga ketahanan nasional,” ujarnya.

“Dengan melihat langsung stok beras yang tersimpan, siswa bisa memahami betapa pentingnya kehadiran negara dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat,” tambah Taufan.

Proses Belajar yang Interaktif

Menurut Taufan, eduwisata ini juga membuka ruang bagi siswa untuk belajar tentang penyimpanan, pengelolaan, dan perawatan beras di gudang. “Kegiatan ini bagian dari upaya literasi, agar generasi muda memahami nilai pangan secara mendalam,” katanya.

“Siswa mengikuti sesi tanya jawab langsung dengan petugas gudang dan pengolahan, sehingga memperkaya pemahaman mereka tentang distribusi beras,” tutur Taufan.

Peran Guru dan Pengalaman Siswa

Guru pendamping SMAN 21 Jakarta Timur, Suyatmi, menyampaikan bahwa ini adalah pengalaman pertama bagi anak-anak dalam melihat proses operasional Bulog. “Kegiatan ini membantu mereka memahami bagaimana beras sampai ke tangan masyarakat,” katanya.

“Siswa pun aktif mengeksplorasi alur distribusi beras, dari penerimaan hingga pengemasan,” terang Suyatmi.

Respon Siswa dan Harapan Masa Depan

Siswa SMA Negeri 21, Rizky, mengaku senang bisa melihat stok beras yang cukup besar. “Ini kesempatan bagus untuk memperkaya pengetahuan tentang ketahanan pangan,” ujarnya.

“Saya tertarik melihat bagaimana beras diolah dan disimpan, jadi bisa memahami peran Bulog lebih jelas,” kata Rizky.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *