Topics Covered: Kemarin, pengkajian penambahan kuota PBI JKN hingga layanan haji

Kemarin, Pemerintah Evaluasi Penambahan Kuota PBI JKN dan Layanan Haji

Rabu (22/4), berbagai isu sosial dan budaya mengemuka di Indonesia, termasuk rencana pemerintah untuk meninjau peningkatan jumlah peserta Program BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) hingga mencapai 120 juta jiwa. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa skema ini sedang dibahas, meski belum dijalankan secara menyeluruh.

“Itu adalah salah satu strategi yang kami siapkan. Masih ada pembahasan, tapi belum diimplementasikan secara komprehensif,” ujar Saifullah Yusuf saat diwawancarai di Jakarta.

Kemensos Wajibkan Pegawai Gunakan Kendaraan Umum atau Listrik Setiap Kamis

Kementerian Sosial (Kemensos) mewajibkan seluruh karyawan memakai transportasi umum, kendaraan listrik, atau sepeda setiap hari Kamis. Langkah ini bertujuan mendorong perubahan pola kerja dan pengurangan penggunaan energi di lingkungan kerja.

“Kebijakan ini diambil berdasarkan instruksi Presiden Prabowo untuk meningkatkan efisiensi anggaran dengan prinsip ‘hemat, layanan hebat, dan bebas korupsi’,” terang Saifullah Yusuf di Jakarta.

Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Preeklamsia dengan Teknologi

Kementerian Kesehatan memperkuat upaya deteksi dini preeklamsia berbasis teknologi. Tujuannya untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) di Indonesia hingga 40 per 100 ribu kelahiran hidup dalam lima tahun ke depan.

“Kita tidak hanya menargetkan penurunan, tetapi penurunan yang agresif. Dari 140, dalam lima tahun ke depan kita harus bisa mencapai 40,” tutur Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta.

Kemenhaj: Embarkasi Haji Terapkan Layanan “One Stop Service”

Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan bahwa layanan haji embarkasi sudah dioperasikan sesuai standar prosedur. Sistem One Stop Service (OSS) diterapkan untuk memastikan kualitas pelayanan bagi jamaah pada musim haji 2026.

“Layanan pertama bagi jamaah harus benar-benar terjamin. Mayoritas embarkasi sudah menerapkan SOP yang kami tetapkan,” kata Abdul Haris, Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Haji, setelah melepas calon jamaah haji di Surabaya.

Pemerintah Targetkan 82,9 Juta Anak Terima MBG pada 2026

Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan target 82,9 juta anak Indonesia mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026. Program ini menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Saat ini ada 62 juta penerima manfaat yang sudah menikmati MBG. Kita berharap angka ini bisa mencapai 82,9 juta pada tahun ini,” ungkap Kepala BGN Dadan Hindayana di Padang, Sumatera Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *