Key Strategy: TNI AD berupaya perbanyak satuan teritorial dan tempur di daerah

TNI AD Perluas Jajaran Satuan Teritorial dan Tempur di Wilayah Daerah

Kadispenad Sebut Target Pemenuhan Satuan Tercapai Tahun 2026

Jakarta – Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, menyampaikan rencana TNI AD untuk memperbanyak unit teritorial dan satuan tempur di berbagai daerah. “Pembangunan satuan-satuan tersebut menjadi bagian dari strategi pembentukan kekuatan di tingkat kabupaten dan kota,” jelas Donny saat diwawancara ANTARA di Jakarta, Kamis. Ia menargetkan sekitar 750 satuan, terdiri dari 593 Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) serta 157 satuan bantuan tempur dan administrasi.

“Konsep ini bertujuan memperkuat kehadiran TNI dalam bidang ekonomi dan keamanan masyarakat,” katanya.

Menurut Donny, penambahan satuan ini akan membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti pengelolaan lahan dan ternak untuk pangan, fasilitas kesehatan, pembangunan infrastruktur desa, serta penanggulangan bencana alam. Sementara satuan tempur akan fokus pada pendukung administrasi pasukan serta pengamanan wilayah. Saat ini, TNI AD telah memiliki 155 YTP yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan komando dibawah 30 Brigade Teritorial Pembangunan (BTP).

Donny menegaskan bahwa TNI AD sedang melakukan langkah-langkah untuk mencapai target tersebut. Salah satu upaya adalah persiapan lokasi dan sarana pendukung yang optimal. “TNI AD secara bertahap menyiapkan lahan dan infrastruktur. Ini agar pengembangan YTP bisa berjalan efektif,” ujarnya.

Kadispenad optimis seluruh lapisan TNI AD bisa bekerja sama dalam meraih target pembangunan satuan hingga 2026. Ia menilai sinergi antar-jajaran akan mempercepat proses pembentukan satuan-satuan baru tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *