BNPB: 100 KK di Kota Pasuruan terdampak banjir luapan Sungai Welang

BNPB: 100 KK di Kota Pasuruan Terkena Banjir Luapan Sungai Welang

Dari Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa sebanyak 100 kepala keluarga (KK) di Kota Pasuruan, Jawa Timur, mengalami dampak banjir akibat meluapnya Sungai Welang setelah hujan deras melanda wilayah tersebut. Laporan ini disampaikan pada hari Kamis.

Sumber mengatakan, tim BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kota Pasuruan telah diturunkan ke lokasi bencana untuk melakukan evaluasi cepat dan berkoordinasi dengan pihak desa terdampak.

Bencana tersebut terjadi setelah hujan lebat pada Selasa (21/4) petang, menyebabkan genangan di area permukiman warga dan jalur akses di tujuh kelurahan. Minimal 100 rumah di daerah tersebut sempat terendam air. Wilayah yang terkena meliputi Karangketug di Kecamatan Gadingrejo, serta Petamanan, Kebonsari, dan Kandang Sapi di Kecamatan Panggungrejo. Sementara itu, Wirogunan, Puturejo, dan Purworejo di Kecamatan Purworejo juga terdampak.

Personel di lapangan terus memantau tinggi air secara rutin dan mendistribusikan bantuan logistik kepada warga yang terkena dampak. Pada hari Rabu (22/4), hujan ringan tercatat, dan genangan air sudah mulai surut, demikian kata Abdul Muhari.

Jawa Timur saat ini berada dalam status siaga darurat bencana hidrometeorologi basah berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/845/013/2025, yang berlaku hingga 1 Mei 2026. Dengan kondisi ini, Abdul Muhari berharap upaya penanggulangan dapat berjalan maksimal dan mendukung mitigasi terhadap ancaman banjir berikutnya, mengingat curah hujan masih tinggi di beberapa wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *