Solution For: Khalid Basalamah penuhi panggilan KPK, sebut dipanggil jadi saksi

Khalid Basalamah Hadir di Pemeriksaan KPK

Jakarta – Khalid Zeed Abdullah Basalamah, pendakwah dan pemilik biro perjalanan haji PT Zahra Oto Mandiri atau Uhud Tour, hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis siang. Ia menjelaskan bahwa dirinya dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.

“Dipanggil jadi saksi,” ujar Khalid Basalamah saat tiba pada pukul 15.46 WIB.

Menurut Khalid, ia tidak mengenal secara mendalam para individu yang menjadi fokus pemeriksaan. “Orang-orangnya saya tidak tahu. Saya tidak terlalu kenal,” tambahnya.

KPK Konfirmasi Pemanggilan Khalid

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan bahwa lembaga antirasuah tersebut memanggil Khalid Basalamah sebagai saksi dalam penyelidikan kasus korupsi kuota haji. “Benar, hari ini penyidik menjadwalkan saudara KB selaku salah satu pihak PIHK (penyelenggara ibadah haji khusus),” ujarnya.

Latar Belakang Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK mulai melakukan penyidikan terhadap dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji sejak 9 Agustus 2025. Pada 9 Januari 2026, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz, yang dikenal sebagai Gus Alex, ditetapkan sebagai tersangka.

Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro penyelenggara haji Maktour, tidak dijadikan tersangka meski sempat diberi pembatasan keberangkatan ke luar negeri. Setelah itu, KPK menerima hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada 27 Februari 2026, yang menunjukkan kerugian keuangan negara mencapai Rp622 miliar.

Pengembangan Penyelidikan

Pada 12 Maret 2026, Yaqut ditahan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK. Penahanan Ishfah dilakukan pada 17 Maret 2026. KPK pernah mengalihkan status Yaqut menjadi tahanan rumah pada 19 Maret 2026, tetapi kembali menahannya di Rutan KPK pada 24 Maret 2026.

Di akhir Maret 2026, KPK menetapkan dua tersangka tambahan: Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *