Satgas pamtas gagalkan penyelundupan 1.664 ekstasi di perbatasan

Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 1.664 Ekstasi di Perbatasan

Pontianak – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) antara RI dan Malaysia di wilayah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 121/Alambhana Wanawwai (Abw) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi sebanyak 1.664 butir di perbatasan Kalimantan Barat.

Komandan Korem Berikan Penjelasan

“Penggagalan ini terjadi pada Selasa (21/4) malam kemarin. Hari ini, pelaku dan barang bukti diserahkan ke instansi berwenang,” kata Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi dalam konferensi pers di Pontianak, Kamis.

Dia menegaskan, hasil tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan sesuai instruksi Pangdam XII/Tanjungpura. “Komitmen prajurit dalam menjaga kedaulatan dan mencegah narkoba lintas negara terbukti melalui operasi ini,” ujarnya.

Tindakan di Wilayah Desa Siding

Pengungkapan kasus dimulai saat personel Pos Siding dari Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad melakukan patroli rutin di Desa Siding, Kabupaten Bengkayang, sekitar pukul 21.36 WIB. Saat itu, mereka menghentikan mobil Toyota Avanza warna putih berplat nomor KB 1511 KC yang melintas di kawasan perbatasan.

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti narkotika di dalam kendaraan. “Hasil pemeriksaan mengungkapkan adanya 1.664 butir pil ekstasi,” jelas Purnomosidi.

Konfirmasi dan Barang Bukti Lainnya

Temuan tersebut kemudian diverifikasi oleh Bea Cukai Jagoi Babang, yang menyatakan bahwa barang tersebut positif mengandung ekstasi. Selain pil, aparat juga mengamankan unit kendaraan, uang tunai dalam berbagai mata uang, beberapa ponsel, dokumen identitas, serta benda lain yang diduga terkait dengan aktivitas pelaku.

Dua orang terduga turut ditangkap, yaitu warga Kabupaten Bengkayang dan Pontianak Utara dengan inisial Y serta ES. Barang bukti dan tersangka akan diproses sesuai ketentuan hukum oleh instansi terkait.

Apresiasi dari Pangdam

“Pangdam XII/Tanjungpura mengapresiasi dedikasi prajurit dalam menjaga wilayah perbatasan dari ancaman narkoba,” tambah Purnomosidi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *