Alat Pantau Gunung Semeru di Stasiun Kopirejo Malang Raib Dicuri
Alat Pantau Gunung Semeru di Stasiun Kopirejo Malang Raib Dicuri
Kasus pencurian alat pemantau di Stasiun Kopirejo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terungkap pada awal April lalu. Pelaku berhasil menghilangkan sejumlah perangkat keras yang digunakan untuk memantau aktivitas Gunung Semeru. Menurut Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru, Liswanto, kejadian tersebut mengganggu proses pengiriman data ke pusat pemantauan.
“Pencurian terjadi tanggal 16 April 2026. Kami menyadari adanya masalah karena alat diketahui mati dan data tidak masuk,” jelas Liswanto saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (23/4).
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan bahwa pelaku membawa kabur puluhan komponen, termasuk sumber daya listrik, panel surya, dan instalasi pendukung. “Yang dicuri, 12 buah accu, 12 panel surya, 2 regulator, 1 unit Dc to Dc, serta kabel dan stick grounding,” katanya.
Walaupun beberapa alat hilang, Liswanto memastikan bahwa pemantauan Gunung Semeru tetap berjalan. Pihaknya masih mengandalkan stasiun pemantau lain untuk mengamati kondisi vulkanik. “Monitoring Gunung Semeru belum berhenti karena ada pos lain yang masih aktif,” ujarnya.
Kasus ini merupakan kejadian kedua dalam sejarah pemantauan Gunung Semeru. Sebelumnya, ada pencurian di Stasiun Pemantau Desa Klepu, Sumbermanjing Wetan, Jawa Timur, pada Agustus 2024. Liswanto mengatakan, pihaknya sedang menghitung kerugian dan telah melaporkan ke polisi.
Liswanto menambahkan, kejadian di Klepu sempat membuat tim mempertimbangkan penggunaan alat di stasiun tersebut kembali. “Laporan ke Polisi sedang dilakukan, dan kami masih mengevaluasi dampak kehilangan alat di Kopirejo,” tuturnya.