Facing Challenges: Belanda sampaikan dukacita atas gugurnya personel RI di UNIFIL

Belanda Sampaikan Dukacita Atas Gugurnya Personel RI di UNIFIL

Jakarta – Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, menyampaikan belasungkawa atas kepergian tiga anggota TNI yang sedang bertugas di misi UNIFIL di Lebanon. Kejadian tersebut terjadi dalam serangkaian serangan pada akhir Maret lalu, yang menewaskan personel RI tersebut.

Penjelasan Dubes Belanda

“Saya ingin menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit Indonesia yang pemberani saat menjalankan tugas mereka di Lebanon Selatan,” kata Gerritsen sebelum menutup sambutannya dalam perayaan Hari Raja Belanda di Jakarta, Kamis.

Dubes Belanda menekankan bahwa Indonesia adalah mitra strategis, dengan kerja sama yang terjalin dalam berbagai bidang seperti pendidikan, lingkungan, serta politik. Ia juga menyatakan komitmen Belanda untuk terus mendukung Indonesia, terutama dalam upaya menjaga perdamaian global.

Apresiasi dari Menteri Koordinator

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan ungkapan duka Duta Besar Marc Gerritsen,” ucap Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, kepada Dubes Belanda.

Yudhoyono menambahkan bahwa dirinya merupakan bagian dari Kontingen Garuda XXIII/A, yang pertama kali dikerahkan ke Lebanon Selatan sebagai anggota UNIFIL pada 2006. Karena keterikatan batin terhadap kontingen tersebut, kehilangan tiga personel TNI di medan tugas terasa begitu berat.

Menurut laporan, tiga personel TNI yang gugur dalam serangan tersebut adalah Praka Farizal Rhomadhon, yang tewas akibat tembakan artileri pada Minggu (29/3). Sementara Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan terbunuh saat konvoi yang mereka lindungi diserang pada Senin (30/3). Di sisi lain, delapan personel lainnya mengalami cedera akibat serangan yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *