Important Visit: Pemprov Jateng salurkan Rp2,8 M untuk korban longsor Situkung

Pemprov Jateng salurkan Rp2,8 M untuk korban longsor Situkung

Banjarnegara

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyalurkan bantuan belanja tak terduga (BTT) senilai Rp2,895 miliar kepada 193 warga yang terdampak bencana longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara, dari dana APBD 2026. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara Amalia Desiana kepada perwakilan warga, di tengah kunjungan Deputi III Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budi Irawan bersama pejabat terkait, seperti Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng dan Penjabat Sekretaris Daerah Banjarnegara Tursiman, di kompleks hunian sementara Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Jumat.

Dalam acara tersebut, Bupati Amalia mengucapkan apresiasi terhadap perhatian Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terhadap masyarakat Kabupaten Banjarnegara yang mengalami kesulitan akibat bencana. Ia juga mengingatkan warga agar menggunakan dana bantuan secara bijak, khususnya untuk kebutuhan mendesak seperti perbaikan rumah yang rusak. “Warga jangan memakai dana ini untuk keperluan yang tidak penting, tapi gunakan untuk membangun dan memperbaiki tempat tinggal,” ujarnya.

“Jangan digunakan untuk foya-foya. Pergunakanlah untuk membuat dan memperbaiki rumah,”

Ditambahkan bahwa setiap warga menerima dana sebesar Rp15 juta, yang diharapkan bisa mendukung proses pemulihan pasca-bencana. Bantuan ini bertujuan mempercepat peningkatan kondisi masyarakat serta memotivasi warga untuk bangkit dari dampak bencana. Salah satu penerima bantuan, Kirnoto, warga RT 02 RW 03 Desa Pandanarum, mengungkapkan rasa bahagia atas bantuan yang diterimanya. “Senang, senang banget,” katanya.

Bencana longsor yang terjadi di Situkung, Pandanarum, Banjarnegara, pada Minggu (16/11/2025) siang, mengakibatkan lebih dari 200 rumah rusak dan 586 jiwa, atau 214 keluarga, terpaksa mengungsi. Selain kerusakan bangunan, bencana tersebut menyebabkan 17 korban meninggal dunia dan 11 orang masih dalam pencarian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *