Key Discussion: Raksasa Eropa Tiba-Tiba Siap Siaga “Serbu” Selat Hormuz, Ada Apa?

Raksasa Eropa Tiba-Tiba Siap Siaga “Serbu” Selat Hormuz, Ada Apa?

Kapal-kapal berlabuh di pangkalan angkatan laut Jerman di Kiel pada Kamis (23/4/2026). Angkatan Laut Jerman menyatakan siap melaksanakan tugas penyapuan ranjau di Selat Hormuz, namun persiapan ini bergantung pada kondisi ranjau di wilayah tersebut. Tingkat kepadatan ranjau dinilai penting karena memengaruhi durasi operasi pembersihan jalur pelayaran global.

Wakil Laksamana Jan Kaack menjelaskan bahwa langkah pertama setelah ranjau terdeteksi adalah membuka jalur aman untuk kapal-kapal perdagangan. Ia menekankan bahwa proses ini membutuhkan kehati-hatian maksimal, mengingat ancaman ranjau yang berpotensi mengancam kehidupan.

“Kami sedang menyiapkan drone bawah air untuk mengerjakan tugas ini,” kata Kaack kepada wartawan di atas kapal penyapu ranjau di Kiel.

Lebih dari selusin negara telah menyatakan kesiapan untuk bergabung dalam misi internasional yang bertujuan melindungi jalur pelayaran Selat Hormuz. Langkah ini mencerminkan ketakutan global terhadap ketidakstabilan di kawasan strategis tersebut.

Sekitar 50 negara dari Eropa, Asia, dan Timur Tengah mengikuti konferensi video yang dipimpin oleh Prancis dan Inggris. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari rencana operasional militer awal dan upaya koordinasi antarnegara, sekaligus memberi pesan kepada Amerika Serikat.

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengungkapkan bahwa negaranya secara prinsip siap mendukung pengamanan jalur transiti. Namun, ia menambahkan bahwa partisipasi Jerman memerlukan kesepakatan henti perang sementara di daerah yang menjadi fokus misi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *