Topics Covered: KAI Commuter Kejar Gerbong KRL Jalur Rangkasbitung Jadi 12 pada 2027
KAI Commuter Kejar Gerbong KRL Jalur Rangkasbitung Jadi 12 pada 2027
KAI Commuter mengumumkan rencana penyelesaian elektrifikasi jalur KRL Tanah Abang hingga Rangkasbitung tahun 2027. Proyek ini diharapkan meningkatkan jumlah rangkaian kereta dari 8-10 unit menjadi 12 unit. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan bahwa perusahaan sedang bekerja sama dengan pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mendorong pengembangan infrastruktur di jalur Green Line tersebut.
Menurut Karina, program peningkatan kapasitas angkutan kereta api di Jabodetabek menjadi fokus utama. “Tentunya pasti akan diupayakan untuk direalisasikan (pada 2027),” kata Karina dalam wawancara di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Senin (20/4). Ia menambahkan bahwa peningkatan infrastruktur juga berlangsung di beberapa titik lain, seperti Stasiun Bogor, dan KAI Commuter memberikan dukungan melalui identifikasi kebutuhan layanan kepada penyelenggara prasarana serta Kementerian Perhubungan.
“Saya sudah minta kepada Pak Dirjen supaya mengganti kereta yang lebih besar lagi, sehingga kapasitas angkutnya lebih banyak,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (9/4).
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono menyebutkan bahwa dokumen teknis elektrifikasi Tanah Abang-Rangkasbitung selesai pada semester I tahun ini. Proyek ini memungkinkan penambahan gerbong dari 8-10 menjadi 12 dalam satu perjalanan. “Untuk mengurai kepadatan green line, rencana menjalankan kereta yang lebih panjang dilakukan,” ujar Allan. Perbaikan infrastruktur listrik dan perpanjangan peron di stasiun menjadi langkah penting.
Data KAI menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap KRL lintas Rangkasbitung terus tumbuh. Tahun 2022 mencatat 43.317.716 pengguna, kemudian naik menjadi 77.552.716 pada 2025. Di 2026, Januari-Maret saja sudah mencapai 20.197.205 pengguna. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan bahwa elektrifikasi dapat meningkatkan frekuensi, kapasitas, dan fleksibilitas operasi kereta api. “Penguatan ini dilakukan melalui kerja sama KAI dengan DJKA Kemenhub,” jelas Anne dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4).
Target penambahan gerbong ini bertujuan memenuhi kebutuhan transportasi yang semakin tinggi, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang. Proses elektrifikasi diharapkan selesai tepat waktu, dengan perubahan jadwal perjalanan dan penggunaan rangkaian lebih panjang.