2 Siswa SMA di Parungpanjang Jadi Korban Penyiraman Air Keras
2 Siswa SMA di Parungpanjang Terima Penyiraman Air Keras
Di Parungpanjang, Bogor, Jawa Barat, dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi korban aksi penyiraman air keras oleh pihak yang tidak dikenal (OTK) pada Senin (20/4). Kejadian terjadi saat kedua korban sedang berjalan pulang ke rumah setelah berada di luar kota. Kasatres PPA & PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri, mengungkapkan bahwa laporan telah diberikan ke pihak berwajib dan sedang dalam penyelidikan.
“Iya betul (korban siswa SMA),” ujar Silfi kepada wartawan, Rabu (22/4).
Berdasarkan laporan dari korban, kejadian tersebut terjadi setelah dua siswa selesai bermain di tempat umum. Namun, polisi masih mengeksplorasi detail lebih lanjut. “Menurut versi kakaknya, dua anak ini pulang sekolah, lalu bermain sejenak, kemudian ingin kembali ke rumah malam hari. Tiba-tiba mereka disiram,” terang Silfi.
“Korban belum bisa diperiksa karena masih dalam proses pemulihan di rumah sakit. (Luka) di bagian wajah,” tambahnya.
Kedua korban kini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit setelah mengalami luka serius akibat aksi penyiraman. Polisi menyatakan fokus utama saat ini adalah memastikan pemulihan kesehatan para korban sebelum melanjutkan penyelidikan lebih lanjut.