Meeting Results: IMF – Bank Dunia Pulihkan Relasi dengan Venezuela, Duit Siap Mengalir
IMF dan Bank Dunia Perbaiki Hubungan dengan Venezuela, Dana Siap Dibuka Kembali
Setelah hampir tiga tahun terputus, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia kini memperbaiki hubungan dengan Venezuela. Langkah ini membuka peluang untuk mengalirkan dana ke negara yang memiliki cadangan minyak terbesar di dunia tersebut. Pernyataan resmi dikeluarkan setelah Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia di Washington, dihadiri ribuan pejabat, ekonom, investor, serta pengamat. Dalam pernyataan, IMF menyebutkan bahwa mereka kini berhubungan dengan Pemerintah Venezuela di bawah pimpinan Presiden Sementara Delcy Rodriguez, berdasarkan suara mayoritas anggota IMF.
“Ditentukan oleh hasil suara kebanyakan negara anggota IMF, Direktur Pelaksana Kristalina Georgieva hari ini mengumumkan bahwa IMF kembali berinteraksi dengan Pemerintah Venezuela, di bawah kepemimpinan Delcy Rodriguez,” tulis IMF, Kamis (17/4) menurut AFP.
Pengakuan ini juga diikuti oleh Bank Dunia, yang menyatakan hubungan kembali dilanjutkan. “Setelah mempertimbangkan hasil jajak pendapat anggota IMF, Bank Dunia hari ini mengumumkan memulai kembali interaksi dengan Pemerintah Venezuela, di bawah presiden sementara Delcy Rodriguez,” tambah Bank Dunia dalam pernyataannya.
Pengakuan resmi terhadap pemerintahan Rodriguez memperkuat legitimasi pemerintah sementara Venezuela. Sebelumnya, presiden yang diculik AS, Nicolas Maduro, digulingkan dan diadili oleh Washington. Sejak November 2022, Rodriguez menjadi pemimpin negara tersebut setelah pasukan AS mengambil tindakan terhadap Maduro dan istri. Langkah ini diharapkan memfasilitasi proses pengumpulan data ekonomi, serta penasihat teknis, dan mungkin dukungan keuangan jika Venezuela membutuhkannya.
Kelanjutan hubungan dengan lembaga keuangan internasional ini memberikan sinyal positif bagi investor asing yang masih ragu. “Sinyal seperti ini sangat penting untuk menarik perhatian investor swasta, terutama di sektor energi,” kata Henry Ziemer dari Center for Strategic and International Studies. Ia menekankan bahwa pengakuan institusional membawa dampak lebih luas daripada hubungan pribadi, membantu memperkuat citra Rodriguez.
Hubungan antara IMF, Bank Dunia, dan Venezuela memburuk sejak Maret 2019, ketika IMF mengakui pihak oposisi sebagai pemerintah sah setelah mereka menguasai parlemen. Bahkan, hubungan finansial secara teknis telah terhenti sebelum perpecahan politik terjadi. Penilaian terakhir IMF terhadap ekonomi Venezuela dilakukan pada 2004, sementara Caracas memenuhi kewajibannya kepada Bank Dunia pada 2007.
Di balik layar, AS terus mendorong keterlibatan lebih dalam dengan Venezuela di bawah pemerintahan Rodriguez. Beberapa hari sebelum pengumuman, Washington melonggarkan sanksi terhadap Bank Sentral Venezuela. Rodriguez, yang sebelumnya menjabat Wakil Presiden hingga awal Januari, menjadi presiden pertama perempuan dalam sejarah negara tersebut. Namun, posisinya masih rentan karena oposisi Venezuela menyerukan pemilihan presiden baru berdasarkan konstitusi.