Kisah Petani Soppeng Berangkat Haji Usai Menanti 16 Tahun

Kisah Petani Soppeng Berangkat Haji Usai Menanti 16 Tahun

Lamakka Lamaulu, seorang petani tua dari Desa Salotoraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, akhirnya menggapai impian berhaji setelah menunggu selama 16 tahun. Usia 73 tahun tidak menyurutkan semangatnya untuk menunaikan rukun Islam kelima. Ia berangkat bersama 393 orang lainnya dalam Kloter 1 Embarkasi Makassar, Rabu (22/4) dini hari, dari Asrama Haji Sudiang.

Pria berusia 73 tahun ini mengenakan pakaian seragam biru, menjadi salah satu dari banyak jamaah yang siap mewujudkan doa mereka. Meski tubuhnya telah berubah, Lamakka masih mampu berjalan tanpa bantuan kursi roda. Ia mengungkapkan rasa syukur saat menerima undangan ke Tanah Suci, setelah memperoleh nomor porsi pada tahun 2010.

“Alhamdulillah, setelah memperoleh nomor porsi tahun 2010, akhirnya saya menerima undangan ke Tanah Suci,” ujarnya.

Biaya perjalanan ke Makkah ia kumpulkan melalui penjualan tiga ekor sapi dan dukungan keluarga. Dengan langkah percaya diri, ia memulai perjalanan yang dianggapnya sebagai penutup dari penantian panjang. Bagi Lamakka, ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga simbol kesabaran dan keteguhan hati. Ia berharap, dengan berkunjung ke tanah suci, bisa meraih haji yang mabrur.

Kisah Lamakka menggambarkan perjuangan seorang petani yang tak mudah menyerah. Usia yang telah menjangkau kepenuhan tidak membatasi keinginan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Perjalanan ini menjadi bukti bahwa impian bisa terwujud meski harus menunggu bertahun-tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *