Makin Parah – Karhutla Riau Meluas Jadi 3.456 Hektare
Makin Parah, Karhutla Riau Meluas Jadi 3.456 Hektare
Perkembangan Karhutla di Riau
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat luas api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau terus bertambah hingga mencapai 3.456,23 hektare dalam hampir empat bulan terakhir. Menurut Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB di Jakarta, pada 13 April 2026, luas area terbakar meningkat sekitar 4 hektare dibandingkan data sebelumnya yang dirilis sepekan sebelumnya.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, hingga 13 April 2026, terjadi penambahan luasan area terbakar sekitar 4 hektare dibandingkan laporan minggu lalu.
Tindakan Penanggulangan yang Dilakukan
BNPB bersama tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tim Manggala Agni Kementerian Kehutanan di wilayah Sumatera, terus melakukan penanganan darurat secara intensif. Upaya ini mencakup pemadaman titik api melalui jalur darat dan operasi udara menggunakan helikopter, serta peningkatan patroli di area rentan kebakaran.
Status Darurat Karhutla
Status siaga darurat karhutla di Riau tetap berlaku hingga 30 November 2026. Status ini diterapkan guna mempercepat koordinasi dan respons di lapangan. Dalam upaya meminimalisir perluasan kebakaran, BNPB juga terlibat dalam pendampingan operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai langkah pendukung.
Pelaksanaan Penanganan Darurat
Tim gabungan mengambil peran aktif dalam berbagai aspek penanggulangan, termasuk evakuasi warga yang terdampak asap, pendataan kerugian, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terkena dampak. Selain itu, operasi pemadaman terus ditingkatkan untuk mengendalikan api yang meluas di sejumlah wilayah.