New Policy: Pramono Blak-blakan Progres Atasi Masalah Kabel Menjuntai di Ibu Kota

Pramono Blak-blakan Progres Atasi Masalah Kabel Menjuntai di Ibu Kota

Masalah kabel yang menggantung di berbagai titik Jakarta kembali menjadi perbincangan setelah tiang penyangga kabel optik di Mangga Besar, Jakarta Barat, runtuh akhir pekan lalu. Peristiwa tersebut menimbulkan kekhawatiran karena kabel yang menjuntai mencapai atap bus yang melintas, menyebabkan gangguan pada arus lalu lintas. Seluruh jaringan kabel dari tiang yang ambruk ditangani oleh petugas hingga pukul 19.36 WIB, Minggu (12/4), tanpa mengakibatkan korban.

Langkah Pemerintah dalam Penataan Kabel

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan penjelasan terbuka terkait upaya penataan kabel utilitas yang kacau. Menurutnya, proses penyusunan skema terpadu kabel tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. “Ini memerlukan waktu, tidak bisa bim salahim semuanya akan selesai,” tegas Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/4).

Pramono menekankan bahwa Pemprov DKI telah menyusun rencana yang terukur untuk mengatasi masalah tersebut. Ia menyampaikan bahwa peraturan daerah (Perda) mengenai penataan kabel sudah disahkan oleh DPRD DKI dan ditandatangani tahun lalu. “Perdanya sudah saya tandatangani, ini menjadi dasar hukum yang kuat,” jelasnya.

Selanjutnya, pihaknya akan menyusun aturan teknis lebih lanjut melalui Peraturan Gubernur (Pergub) agar implementasi pemindahan kabel ke bawah tanah dapat berjalan optimal. “Kini kita fokus pada pemasukan kabel ke dalam,” ucap Pramono, menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan tata kota dan keamanan masyarakat.

Analisis dari BPBD DKI

“Tiang kabel optik sudah keropos karena beban kabel yang menumpuk,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dalam pernyataannya. Kabel yang menjuntai dari tiang yang roboh terjadi pada pukul 15.48 WIB, Minggu kemarin. Meski mengganggu lalu lintas, situasi cepat stabil setelah petugas melakukan penanganan.

Yohan menegaskan bahwa kejadian itu disebabkan oleh kondisi tiang yang tidak mampu menahan beban berlebihan. Ia mengimbau masyarakat untuk bersabar karena proses transisi ke sistem kabel bawah tanah membutuhkan tahapan yang terukur. Pemprov DKI juga berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian masalah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *