Special Plan: Alasan PSSI Pilih Prancis untuk Poles Sepak Bola Putri Indonesia
Alasan PSSI Memilih Prancis untuk Poles Sepak Bola Putri Indonesia
PSSI melakukan kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) melalui program “Next Goal” untuk mendorong pertumbuhan sepak bola putri di Indonesia. Program ini melibatkan tiga pihak, yaitu PSSI, FFF, serta Kedutaan Besar Prancis di Jakarta. Tujuan utamanya adalah mengirimkan 28 orang ke fasilitas pelatihan Clairefontaine, sebuah tempat ternama di Prancis Utara yang pernah melahirkan banyak bintang dunia.
Keterlibatan Pihak Swasta dan Tujuan Strategis
Sebelumnya, pembinaan sepak bola putri Indonesia telah berjalan selama dua hingga tiga tahun bersama perusahaan swasta seperti MilkLife dan Hydroplus. Kedua lembaga tersebut berhasil merekrut hampir 40.000 pemain muda perempuan. PSSI memandang Prancis sebagai mitra ideal untuk mengangkat kualitas program ini ke tingkat yang lebih tinggi.
“Prancis memiliki kebijakan diplomasi olahraga yang terbuka, serta komitmen terhadap kesetaraan gender. Mereka ingin memperkuat hubungan olahraga internasional melalui inisiatif ini,” ujar Erick Thohir, Ketua Umum PSSI.
“Kami sangat senang bekerja sama dengan Indonesia karena memiliki tujuan yang sejalan. Langkah ini bertujuan mengidentifikasi bakat perempuan dan melatih mereka di Clairefontaine, pusat pelatihan sepak bola Prancis,” tambah Dubes Prancis Fabien Penone.
Para pemain yang terpilih akan diasuh oleh pelatih Prancis, bukan Timo Scheunemann yang turut serta sebagai bagian dari delegasi. Program ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan sepak bola putri Indonesia yang lebih sistematis. Prancis juga memiliki sejarah penting dalam olahraga, seperti menjadi lokasi pertama FIFA (1904) dan tuan rumah Piala Dunia 1938.