Important News: Iran Ejek Trump Gagal Blokade Laut: Selat Hormuz Bukan Media Sosial

Iran Bantah Upaya Trump Blokade Selat Hormuz

Konsulat Iran di Hyderabad, India, mempermalukan rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memblokade jalur perdagangan minyak global, Selat Hormuz. Akun resmi Konsulat Iran di sana, @IraninHyderabad, menyamakan tindakan Trump dengan penggunaan media sosial. “Selat Hormuz bukan platform media sosial. Jika seseorang memblokir Anda, Anda tidak bisa langsung membalikkan situasi,” tulis akun tersebut pada Selasa (14/4).

Tramp Umumkan Blokade Pasca-Negosiasi Gagal

Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade Selat Hormuz setelah negosiasi dengan Iran di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan. Ia juga menyatakan akan menghancurkan kapal serang cepat Iran. Blokade dimulai Senin pukul 09.00 waktu setempat. “Peringatan: kapal-kapal yang mendekati BLOKADE kita akan segera DIHAPUS dengan metode pembunuhan yang sama digunakan terhadap pengedar narkoba di laut,” ujar Trump.

“Selat Hormuz bukan media sosial. Jika seseorang memblokir Anda, Anda tak bisa hanya memblokir balik mereka,” demikian unggahan akun Konsulat Iran di Hyderabad pada Selasa (14/4).

Sebelumnya, dua kapal tanker yang disanksi AS masih beroperasi di jalur perdagangan yang menyuplai 20 hingga 25 persen minyak dunia. Tiga kapal lain, termasuk yang terkait Iran, dilaporkan melintasi Selat Hormuz hari ini, Selasa (14/4). Berdasarkan data pelayaran LSEG, salah satu kapal tersebut, Murlikishan, menuju Irak untuk mengangkut bahan bakar minyak pada 16 April.

Kapal tanker berbendera Panama, Peace Gulf, diketahui sedang berlayar menuju pelabuhan Hamriyah di Uni Emirat Arab. Sementara itu, kapal Rich Starry, yang juga disanksi, menjadi yang pertama melewati Selat Hormuz sejak blokade diberlakukan. Data dari Kpler dan LSEG menunjukkan keberlanjutan aktivitas pengiriman minyak meski tindakan AS dijalankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *