Key Strategy: Kemarin, soal proyeksi pertumbuhan ekonomi hingga kajian uang magang
Berita tentang isu ekonomi yang tayang kemarin masih relevan untuk dibaca hari ini, Sabtu
Di Jakarta, berbagai informasi terkait pertumbuhan ekonomi dan kebijakan pemerintah kembali menjadi sorotan. Mulai dari proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2026, klarifikasi mengenai dana APBN yang tersisa, hingga evaluasi terhadap pembagian uang saku dalam program magang. Beberapa isu tersebut dianggap penting untuk diperhatikan di tengah dinamika perekonomian global.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2026 dapat mencapai 5,7 persen. Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang untuk memacu aktivitas ekonomi di kuartal II, mengingat periode saat ini baru mencapai April 2026.
Bantahan mengenai dana negara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa dana APBN saat ini hanya tersisa sekitar Rp120 triliun. Ia menegaskan bahwa dana tersebut masih dalam kondisi yang memadai untuk mendukung berbagai kebutuhan pemerintah.
Indonesia masuk daftar negara tahan guncangan energi global
Kementerian Perekonomian menilai laporan JP Morgan Asset Management yang menyebutkan Indonesia sebagai negara paling resilien terhadap gejolak energi global mencerminkan tingkat ketahanan energi nasional. Laporan terbaru Eye on the Market bertajuk Pandora’s Bog: The Global Energy Shock of 2026, yang dirilis 21 Maret 2026, menempatkan Indonesia di posisi kedua.
ESDM siapkan 116 blok migas baru
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka 116 blok migas baru kepada investor global sebagai upaya mencapai target produksi. “Pemerintah juga melakukan beberapa langkah strategis untuk mencapai target tersebut, seperti membuka 116 blok migas baru bagi investor global melalui penawaran wilayah kerja migas serta meningkatkan kerja sama teknologi dan operasi di wilayah kerja yang sudah ada,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat.
Menaker evaluasi pembagian kontribusi uang saku magang
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sedang mengevaluasi usulan pembagian kontribusi uang saku peserta Magang Nasional antara pemerintah dan perusahaan mitra. “Kita sedang mengkaji untuk melibatkan perusahaan lebih aktif, sehingga sudah mulai ada usulan bahwa uang sakunya harus ada share kontribusi dari perusahaan, meski tidak dominan,” katanya di sela penutupan Magang Nasional 2025 Tahap I yang dihelat secara hibrida di Jakarta, Jumat.
“Pemerintah juga melakukan beberapa langkah strategis untuk mencapai target produksi, seperti membuka 116 blok migas baru bagi investor global melalui penawaran wilayah kerja migas serta meningkatkan kerja sama teknologi dan operasi di wilayah kerja yang sudah ada,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat.