5 Fakta PRT Tewas Usai Loncat dari Lantai 4 Kos Majikan di Jakarta
5 Fakta PRT Tewas Setelah Loncat dari Lantai 4 Kos Majikan di Jakarta
Kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) yang nekat melompat dari lantai keempat gedung kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, sedang dalam penyelidikan polisi. Dari peristiwa tersebut, satu orang meninggal sementara satu lainnya mengalami cedera.
Insiden Terjadi di Bendungan Hilir
Dikutip dari detikcom, Jumat (25/4/2026), kejadian tersebut terjadi pada Rabu (22/4) malam. PRT yang meninggal berinisial R (15 tahun), sedangkan PRT lainnya, D (30 tahun), mengalami patah tulang.
PRT Selamat Mengakui Alasan Kaburnya
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra mengungkapkan, kedua PRT melompat karena merasa tidak nyaman bekerja di kos tersebut. “Sementara informasi, mereka ingin kabur. Keduanya tidak betah karena majikannya dianggap galak,” jelasnya.
“Ada saksi yang mengatakan mereka tidak betah karena majikannya sadis, meskipun tidak menyebut disiksa. Hanya merasa tidak nyaman,” tutur Roby.
Penyelidikan Terhadap Majikan
Polisi telah memeriksa majikan dari dua PRT yang melompat. Pemeriksaan dilakukan hari kemarin, dengan pihak majikan diperiksa oleh jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Majikan sudah diperiksa, dan penanganan kasus saat ini masih berlangsung di Polsek,” kata Roby.
Agen Penyalur PRT Juga Diperiksa
Dalam upaya memperoleh informasi lengkap, polisi juga mengecek agen penyalur kedua PRT. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menjelaskan langkah ini penting untuk memastikan penyidikan berjalan profesional.
“Kami akan memanggil agen PRT untuk menggali detail lebih lanjut. Ini membantu menyusun fakta secara utuh,” ujarnya.
Penyidik Memeriksa Saksi dan Unsur Pidana
Polisi terus menggali informasi dari saksi yang selamat, termasuk memastikan perlakuan manusiawi terhadap korban. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menegaskan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana sedang berlangsung.
“Kami sedang menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam insiden ini,” ucap Iman Imanuddin.