New Policy: Kemnaker perluas kesempatan kerja disabilitas via pelatihan wirausaha

Kemnaker Perluas Akses Pekerjaan Disabilitas Melalui Pelatihan Berwirausaha

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berupaya memperluas peluang karier bagi penyandang disabilitas dengan memperkenalkan program pelatihan berwirausaha. Sukro Muhab, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu, menekankan bahwa langkah ini bertujuan membantu disabilitas mencapai kemandirian ekonomi sekaligus berkontribusi sebagai pencipta lapangan pekerjaan.

“Lowongan kerja tidak hanya terdapat di perusahaan, tetapi juga bisa diciptakan sendiri. Yang perlu didorong adalah bagaimana masyarakat berpindah dari menjadi pencari kerja ke pencipta lapangan kerja,” kata Sukro.

Menurut Sukro, peluang kerja tidak terbatas pada sektor formal seperti pegawai negeri atau karyawan perusahaan. Ia menambahkan, berbagai bidang seperti usaha mandiri, ekonomi kreatif, dan teknologi digital juga membuka kesempatan untuk mengoptimalkan potensi nasional. “Keterbatasan fisik bukan penghalang. Yang utama adalah kreativitas dan kemampuan berpikir,” ujarnya.

Dua Fokus Utama Dalam Program

Kemnaker, kata Sukro, menghadirkan dua prioritas utama dalam kegiatan ini: pelatihan berwirausaha bagi disabilitas dan pengembangan usaha untuk pelaku UMKM rintisan. Ia menegaskan bahwa akses yang sama kepada peluang berkembang harus diberikan kepada penyandang disabilitas.

“Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki kesempatan berkarya sejajar dengan masyarakat umum,” tambah Sukro.

Program ini juga mencakup pengembangan usaha lanjutan melalui Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Sukro menyebut bahwa TKM bertujuan mendukung peserta yang telah memulai usaha agar bisa meningkatkan skala dan keberlanjutan bisnisnya. “Kami tidak hanya melatih, tetapi juga memberikan bantuan serta akses pembiayaan. Harapan kami, usaha yang dimulai bisa berkembang dan menyerap tenaga kerja baru,” jelas Sukro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *