Solving Problems: BEM Ubaya buat mozaik Raden Ajeng Kartini dari sticky notes

BEM Ubaya Hadirkan Mozaik Raden Ajeng Kartini dari Banyak Sticky Notes

Surabaya, Selasa

Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Surabaya (Ubaya) menghadirkan karya seni berupa mozaik Raden Ajeng Kartini. Karya tersebut terdiri dari ribuan lembar sticky notes dengan ukuran 2,4 meter dan dipasang di kampus setempat. Selain mozaik, BEM juga mengadakan kampanye Rise with Kartini yang mendorong seluruh anggota masyarakat kampus untuk menyampaikan pesan motivasi serta harapan yang mencerminkan semangat perjuangan Kartini.

Mozaik dibuat dengan desain yang dicetak skala asli di atas kanvas, lalu dihiasi dengan sticky notes berwarna hijau, kuning, merah muda, dan biru. Proses pengerjaan dilakukan oleh sepuluh anggota BEM selama dua hari berturut-turut. Mereka menyusun elemen-elemen tersebut hingga menghasilkan gambar yang menggambarkan Kartini secara visual. “Karya ini menunjukkan kemampuan mahasiswa untuk berkreasi dalam memperingati Hari Kartini. Kami ingin menginspirasi empowerment, bukan hanya untuk perempuan, tetapi juga bagi masyarakat secara luas,” ujar salah satu pengurus.

“Mozaik ini bukti bahwa kami sebagai mahasiswa bisa membuat karya di Hari Kartini. Kami ingin mendorong empowerment , tidak hanya untuk perempuan, tetapi juga masyarakat secara luas,” katanya.

Jumlah lembar sticky notes yang digunakan diperkirakan mencapai ribuan, meski tidak dihitung secara eksak. Karya seni ini menjadi simbol perayaan yang kreatif dan menarik perhatian pengunjung kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *