Topics Covered: Anggota DPR: Sinergi antarprovinsi kunci perkuat ekonomi Sumatera
Anggota DPR: Sinergi Antarprovinsi Kunci Perkuat Ekonomi Sumatera
Jakarta – Dalam upaya memperkuat keberlanjutan ekonomi wilayah Sumatera, Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief menyoroti pentingnya kerja sama bisnis lintas daerah. Kunjungan kerjanya ke Lampung, Kamis (23/4), menjadi kesempatan untuk menekankan kolaborasi daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi masing-masing provinsi.
Kepala DPR menegaskan bahwa pulau Sumatera kini mengalami pergeseran paradigma, dengan Lampung tak lagi sekadar pintu masuk tetapi mulai bertransformasi menjadi pusat ekonomi. Perubahan ini terlihat dari pelaksanaan program hilirisasi industri, yang bertujuan meningkatkan nilai tambah produk daerah.
“Program hilirisasi ini mulai berjalan, sehingga hasil daerah tidak hanya dikirim begitu saja, tetapi memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” kata Hendry dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat.
Selain industri, Hendry juga menyoroti peran sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, yang berkontribusi sekitar 11 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung. Ia memperkirakan potensi pertumbuhan sektor ini akan meningkat dengan pengembangan infrastruktur dan kawasan ekonomi.
Konektivitas dan proyek strategis di Lampung serta wilayah Sumatera lainnya, menurut Hendry, bisa mempercepat integrasi ekonomi antarprovinsi. “Kita melihat pertumbuhan pulau Sumatera ini dari ujung ke ujung makin bagus. Dengan adanya kolaborasi, pertumbuhan ekonomi akan lebih signifikan,” ujarnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Hendry menekankan perlunya fokus pada sektor strategis seperti ketahanan pangan, perdagangan, pariwisata, serta hilirisasi industri. Sinergi di bidang-bidang ini diharapkan bisa memperkuat rantai pasok dan menjaga stabilitas harga.
Kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan DPR RI menjadi faktor kunci dalam mempercepat pembangunan, terutama di sektor industri dan ekonomi kreatif. Koordinasi lintas sektor diharapkan menghasilkan kebijakan yang tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan daya saing dan pemerataan pembangunan di pulau tersebut.