Facing Challenges: Pacific Caesar Surabaya menang 98-74 atas Satya Wacana Salatiga

Pacific Caesar Surabaya menang 98-74 atas Satya Wacana Salatiga

Surabaya – Dalam laga lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di GOR Pacific, Rabu, tim Pacific Caesar Surabaya mengalahkan Satya Wacana Salatiga dengan skor 98-74. Hasil ini mempertahankan posisi Pacific di peringkat 10 klasemen sementara, dengan tiga kemenangan dari 16 pertandingan (3-13) dan empat laga tersisa di musim reguler. Sementara itu, Satya Wacana tetap berada di dasar klasemen, mencatat rekor 1-13 setelah 14 pertandingan.

Kemajuan di Kuarter Kedua

Pacific tampil dominan sejak kuarter kedua, menciptakan keunggulan 27-13 yang mengubah arah pertandingan. Momentum ini terus dipertahankan hingga akhir, memastikan selisih 24 poin untuk kemenangan tim. Meski Satya Wacana sempat bangkit di kuarter ketiga, mereka tak mampu menutupi kelemahan di babak akhir.

Performa Individu yang Menonjol

Bintang utama Pacific, AJ Bramah, tampil luar biasa dengan 32 poin, 20 rebound, dan sembilan assist. Dia berhasil mengenai 13 dari 24 lemparan, ditambah empat poin dari lemparan bebas. Konsistensi juga ditunjukkan oleh Daffa Doifullah (20 poin), Xavier Cannefax (19 poin, 8 rebound, 6 assist), serta Joseph Obasa dan R Azzaryan Pradhitya Jati yang masing-masing menyumbang 12 dan 11 poin.

“Saya hanya mencoba untuk bermain lebih agresif. Bagi saya kemenangan ini lebih penting,” ujar Bramah usai pertandingan, seperti yang dilaporkan melalui laman resmi IBL.

Dari sisi Satya Wacana, Serhii Pavlov mencatatkan double-double dengan 29 poin dan 13 rebound. Kevin Kangu menambah 12 poin, sementara Leon Gilmore III hampir mencatat triple-double dengan 15 rebound, 10 assist, dan delapan poin. Meski tim tersebut menghasilkan 87 percobaan tembakan, efektivitas akhir pertandingan tetap menjadi masalah utama.

Statistik menunjukkan dominasi Pacific di hampir semua aspek. Mereka memperoleh 44 poin dari area paint, 22 poin dari fast break, dan memanfaatkan 10 turnover lawan untuk mengubahnya menjadi 13 poin. Akurasi tiga poin yang mencapai 13 kali juga menjadi faktor kunci dalam meraih kemenangan.

Hasil ini menjadi penampilan balas dendam bagi Pacific setelah sebelumnya kalah dari Satya Wacana pada musim ini. Kemenangan hari ini membuktikan kemampuan tim untuk bangkit dari kekalahan sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *