New Policy: Pakistan padamkan listrik selama 2,5 jam pada jam puncak

Pakistan Lakukan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Saat Jam Puncak

Kementerian Energi Pakistan mengumumkan kebijakan pemadaman listrik terencana pada Selasa (14/4). Langkah ini bertujuan menghindari kenaikan signifikan biaya listrik selama periode permintaan tinggi. Pemutusan pasokan listrik dijadwalkan antara pukul 17.00 hingga 01.00 waktu setempat, di mana beban listrik mencapai puncak dan produksi dari sumber tenaga air menurun.

Dalam pernyataan resmi, Divisi Listrik menjelaskan bahwa ketergantungan pada bahan bakar mahal memaksa pengambilan keputusan ini. Strategi pemerintah bertujuan mempertahankan stabilitas harga listrik, meski biaya bahan bakar global terus meningkat. Pemerintah menegaskan sistem listrik tetap dapat memenuhi kebutuhan, tetapi mengingatkan bahwa konsumsi pada jam-jam puncak menjadi tantangan utama.

Pemadaman terbatas ini dapat mencegah kenaikan tarif sekitar tiga rupee Pakistan per unit. Bahkan jika bahan bakar minyak digunakan, kenaikan diperkirakan hanya mencapai 1,5 rupee Pakistan, dibandingkan potensi kenaikan hingga enam rupee Pakistan tanpa intervensi.

Untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya, 80 juta kaki kubik gas lokal disuplai ke pembangkit setiap hari. Ini membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar yang lebih mahal dan mencegah kenaikan hingga 80 paisa per unit. Otoritas juga memberikan instruksi kepada perusahaan distribusi agar menyusun jadwal pemadaman berdasarkan masing-masing feeder, serta memastikan tidak ada pemutusan listrik di luar jadwal.

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bentuk pemadaman bergilir tradisional, melainkan upaya terarah untuk menjaga stabilitas tarif selama jam puncak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *