Key Strategy: Wamenkeu paparkan strategi jaga fiskal RI di tengah tekanan global
Wamenkeu Paparkan Strategi Jaga Fiskal RI di Tengah Tekanan Global
Kamis, dalam acara Fitch Ratings Annual Indonesia Conference di Jakarta, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menjelaskan langkah-langkah pemerintah untuk mempertahankan kestabilan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menghadapi tantangan ekonomi global. Ia menggarisbawahi tiga pendekatan utama yang diambil oleh pemerintah.
Strategi Ketiga: Peningkatan Penerimaan Negara
Pendekatan ketiga berfokus pada upaya memperkuat pendapatan negara, khususnya dari sektor perpajakan. Juda menjelaskan bahwa pemerintah sedang memperhatikan cara-cara untuk meningkatkan penerimaan melalui mekanisme yang lebih efektif.
“Kami juga mengejar peningkatan penerimaan negara, terutama dari sektor perpajakan,” ujar Juda.
Strategi Kedua: Kebijakan Kontra-Siklikal
Strategi kedua melibatkan penerapan kebijakan kontra-siklikal yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Langkah ini juga bertujuan untuk melindungi kemampuan beli masyarakat, terutama kelompok yang rentan terhadap tekanan ekonomi.
“Pada saat yang sama, kami menjaga daya beli masyarakat dengan mempertahankan harga energi bersubsidi untuk kelompok rentan,” tambahnya.
Strategi Pertama: Efisiensi Belanja
Strategi pertama yang diambil adalah meningkatkan efisiensi pengeluaran pemerintah, terutama pada program prioritas utama. Juda menyebutkan bahwa upaya ini mencakup peningkatan kualitas implementasi program-program unggulan, termasuk program makan bergizi gratis (MBG).
“Kami meningkatkan efisiensi belanja dan memastikan program-program unggulan dijalankan secara optimal,” kata Juda.
Dalam rangkaian strategi tersebut, pemerintah juga terus memperdalam pasar keuangan domestik serta menjaga ketersediaan dana cadangan fiskal. Selain itu, pengelolaan kas ditingkatkan agar lebih efisien dan transparan.