Topics Covered: BI: Transaksi pembayaran digital tumbuh 33,76 persen selama triwulan I

BI: Transaksi pembayaran digital tumbuh 33,76 persen selama triwulan I

Jakarta – Dalam rapat Dewan Gubernur April 2026 yang diselenggarakan secara virtual, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa jumlah transaksi pembayaran digital mencapai 14,39 miliar transaksi, meningkat 33,76 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh sistem pembayaran yang dianggap aman, efisien, dan andal.

“Pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital triwulan I-2026 tetap tinggi, didukung oleh sistem pembayaran yang stabil dan terus berkembang,” kata Perry.

Dari data yang disampaikan, transaksi melalui aplikasi mobile naik 7,88 persen year on year (yoy), sementara transaksi via internet tumbuh 16,35 persen yoy. QRIS, salah satu inisiatif digital, mencatatkan pertumbuhan hingga 111,94 persen yoy. Angka positif ini tercatat karena peningkatan pengguna serta merchant.

Sementara itu, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 1,4 miliar transaksi, naik 30,82 persen yoy dengan nilai total mencapai Rp3.519 triliun. Di sisi lain, transaksi nilai besar melalui BI-RTGS mengalami perlambatan sebesar 0,20 persen yoy, sejumlah 2,46 juta transaksi, meski nilai transaksi tetap tumbuh 11,26 persen yoy menjadi Rp51.490 triliun.

“Dalam pengelolaan uang rupiah, UYD (Uang Kartal Yang Diedarkan) meningkat 8,59 persen yoy menjadi Rp1.346 triliun,” ujar Perry. Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan Bank Indonesia dalam memastikan ketersediaan uang rupiah yang cukup dan berkualitas di seluruh wilayah NKRI, termasuk daerah 3T.

BI menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur industri sistem pembayaran, khususnya manajemen risiko dan keandalan teknologi. Hal ini sejalan dengan penerapan Peraturan BI Nomor 10 Tahun 2025 tentang PBI PISP. Kestabilan sistem pembayaran juga dipertahankan berkat infrastruktur yang memadai dan interkoneksi antar pelaku industri yang terus memperkuat.

Pertumbuhan ekosistem Ekonomi Keuangan Digital (EKD) terus menguat, beriringan dengan pembangunan infrastruktur seperti SPBI dan sistem pembayaran industri yang lancar. Perry menekankan bahwa stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga di triwulan I-2026, dengan dukungan dari kecukupan pasokan uang dan struktur industri yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *