New Policy: Polres Nabire kerahkan 200 personel amankan kunjungan Wapres
Polres Nabire kerahkan 200 personel amankan kunjungan Wapres
Dalam rangka memastikan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres) Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Polres Nabire mengirimkan 200 personel untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu menjelaskan bahwa pengerahan tersebut bertujuan menjaga kelancaran dan keselamatan selama perjalanan Wapres.
“Personel tidak hanya mengiringi rombongan Wapres, tetapi juga ditempatkan di berbagai titik keramaian masyarakat yang menyambut kehadiran Wapres,” ujarnya.
Kunjungan Wapres di Nabire berlangsung selama empat jam, dari pukul 12.00 WIT hingga 16.00 WIT, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Mimika. Dalam agenda tersebut, Wapres bersama Gubernur Papua Tengah meninjau beberapa infrastruktur strategis, seperti pembangunan landasan pacu Bandara Nabire, kawasan pusat pemerintahan, serta Pelabuhan Nabire.
Koordinasi bersama aparat gabungan
Pj. Sekretaris Daerah Papua Tengah Silwanus Sumule mengatakan bahwa persiapan kunjungan telah dilakukan dengan rapat lintas sektor. Termasuk, pengamanan melibatkan kerja sama antara TNI dan Polri.
“Koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara matang, termasuk pengamanan oleh gabungan aparat TNI-Polri,” katanya.
Menurut Silwanus, kunjungan Wapres memperkuat komitmen pemerintah pusat terhadap pembangunan Papua Tengah sebagai daerah otonomi baru (DOB). Ia menambahkan, pemerintah lokal sedang fokus pada 12 agenda utama DOB, seperti pelaksanaan pemilu, pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP), serta pengelolaan aset daerah.
“Sebagian besar agenda sudah berjalan, meski masih ada yang perlu dioptimalkan, terutama pembangunan sentra pemerintahan,” ujarnya.
Ia berharap kunjungan kerja Wapres menjadi momentum untuk menunjukkan kemajuan penyelenggaraan pemerintahan di Papua Tengah. Dengan kehadiran Wapres, pihaknya ingin memperlihatkan bahwa daerah tersebut terus berkembang dan mengejar ketertinggalan dari wilayah lain.