Key Discussion: Situasi geopolitik, Kapolri minta Brimob persiapkan jaga kamtibmas

Situasi geopolitik, Kapolri minta Brimob persiapkan jaga kamtibmas

Jakarta – Dalam rangka menghadapi meningkatnya ketegangan geopolitik global, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta personel Korps Brigade Mobil (Brimob) untuk meningkatkan kesiapan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Pernyataan ini disampaikannya saat Apel Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korbrimob di Depok, Selasa.

Konflik global menjadi ancaman potensial

Kapolri menjelaskan bahwa perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memicu ketegangan yang semakin memanas. Ia menegaskan bahwa jika konflik ini tidak segera diselesaikan, bisa mengganggu stabilitas keamanan internasional. Beberapa contoh yang disebutkannya mencakup serangan terhadap kilang minyak di Arab Saudi serta insiden di Selat Hormuz, yang berpotensi menghambat pasokan energi global.

“Diperkirakan apabila Selat Hormuz terus mengalami gangguan, harga minyak bisa terus naik. Beberapa waktu lalu kita sudah tembus di atas dolar AS per barel, dan kalau ini terus berlanjut, bisa mencapai angka 200 dolar AS per barel,” ujarnya.

Pengaruh pada ekonomi nasional

Gangguan pada sumber energi, kata Kapolri, dapat memengaruhi kestabilan perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Ia menyoroti kenaikan harga BBM dan elpiji nonsubsidi yang sedang terjadi, yang berpotensi memicu kenaikan biaya kebutuhan pokok. Hal ini, menurutnya, bisa menimbulkan risiko masalah keamanan dalam negeri.

Untuk mengantisipasi situasi tersebut, Kapolri meminta anggota Brimob tetap waspada dan terlatih dalam menjalankan tugas. “Evaluasi, simulasi, latihan, serta kekompakan antar anggota di lapangan menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan kamtibmas,” tambahnya.

Persiapan dan pesan khusus

Kapolri menekankan pentingnya personel Brimob memahami kondisi medan kerja serta merancang strategi berdasarkan risiko yang mungkin muncul. “Pelajari kondisi dan medan di lapangan. Persiapkan peralatan yang dimiliki, agar saat bertugas, semua alat siap digunakan,” pesannya. Ia juga mengimbau para anggota untuk menjalankan tugas dengan penuh rasa kemanusiaan, sehingga masyarakat merasa nyaman dengan kehadiran Brimob.

Apel Rakernis Korbrimob dihadiri sekitar 7.000 personel. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian rakernis dengan tema “Korps Brimob Polri Presisi Siap Mengamankan dan Mendukung Program Polri dalam Rangka Mensukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *