Special Plan: KPK beri perhatian terhadap pengadaan 25.644 motor listrik oleh BGN
KPK beri perhatian terhadap pengadaan 25.644 motor listrik oleh BGN
Jakarta, 7 April 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan perhatian terhadap pengadaan 25.644 unit sepeda motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan hal tersebut saat berbicara dengan para jurnalis di Jakarta, Selasa.
“Tentu KPK memberikan perhatian soal itu,” ujar Budi. “Karena pengadaan barang dan jasa menjadi salah satu bidang yang rawan terjadinya korupsi.”
Budi menjelaskan bahwa proses pengadaan memerlukan evaluasi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban. “KPK mengevaluasi karena tahapan-tahapan dalam pengadaan bisa menjadi titik lemah,” tuturnya.
Dalam proses awal, KPK mempertanyakan apakah analisis kebutuhan sudah dilakukan secara tepat sehingga memastikan spesifikasi kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan. “Apakah kebutuhan tersebut merata di seluruh lokasi?” tanya Budi, merujuk pada distribusi motor listrik.
Kritik terhadap vendor pemenang lelang
Saat ditanya tentang PT Yasa Artha Trimanunggal sebagai pemenang lelang yang dikritik karena belum memiliki banyak dealer, Budi menegaskan KPK mengevaluasi hal tersebut dalam konteks prosedur yang dijalankan oleh BGN.
“Dalam konteks pelaksanaan pengadaan, KPK memandang bahwa pemenang lelang harus memiliki argumen yang valid,” ujarnya. “Pasti ada alasan dalam proses tersebut, dan itu harus bisa dipertanggungjawabkan.”
Menurut Dadan Hindayana, Kepala BGN, pengadaan motor listrik menggunakan anggaran tahun 2025 dan belum resmi diserahkan kepada para kepala SPPG. “Realisasi pengadaan mencapai 21.801 unit dari total 25.644 unit,” katanya.
Pada hari berikutnya, 8 April 2026, Dadan menyatakan bahwa pengadaan motor listrik ditujukan untuk daerah dengan akses transportasi terbatas, guna mendukung efektivitas program Makan Bergizi Gratis.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa anggaran untuk pengadaan sepeda motor listrik SPPG berasal dari tahun 2025 dan tidak ada pembelian pada tahun 2026. Ia juga menyebutkan bahwa motor listrik yang dianggarkan adalah Emmo-JVX GT dan Emmo-JVH MAX.