BGN gandeng 4 K/L validasi data penyaluran MBG di daerah rawan pangan

BGN gandeng 4 K/L validasi data penyaluran MBG di daerah rawan pangan

Kolaborasi untuk penyaluran makanan bergizi gratis

Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan empat Kementerian/Lembaga (K/L) melakukan validasi data terkait distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah yang rentan kelaparan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Agama (Kemenag) terlibat dalam proses ini untuk memastikan MBG disalurkan secara tepat sasaran.

“Kami telah mengumpulkan data yang lebih akurat melalui tim lapangan. Dari Kemenkes, ditemukan 81 kabupaten/kota yang masuk dalam kriteria wilayah rawan pangan,” jelas Sony Sonjaya, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis.

Sony menjelaskan, data yang dihimpun juga mencakup 273 kabupaten/kota yang termasuk dalam wilayah penduduk miskin dan 304 daerah dengan tingkat stunting yang tinggi. “Total keseluruhan daerah yang menjadi target penyaluran MBG mencapai 405. Kami akan memetakan secara rinci dan memberikan informasi kepada pelaksana di lapangan,” tambahnya.

Dalam upaya ini, BGN bersama tiga instansi lainnya terus memperkuat kapasitas wali data di seluruh wilayah. Hal ini bertujuan agar penyajian informasi lebih jelas dan efektif, sehingga distribusi MBG dapat difokuskan pada kelompok yang paling membutuhkan, seperti anak-anak dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *