Latest Program: Mendes ajak PPPK Kemendes ikut bangun Indonesia lewat desa binaan

Mendes ajak PPPK Kemendes ikut bangun Indonesia lewat desa binaan

Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kemendes PDT 2026 untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan desa. Ia menekankan bahwa peran PPPK tidak hanya sebatas jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun Indonesia melalui desa binaan.

Deklarasi Desa Binaan sebagai Pilar Program

“Minimal di Kemendes, kita terapkan desa binaan. Kita deklarasikan desa binaan Kemendes. Kita bina dengan menggandeng para pihak, mengawal program yang sudah ada. Jadi, tidak puyeng sendiri karena banyak program ke desa sekarang maka itu yang kita kawal,”

Dalam acara pembukaan Orientasi PPPK Tahun 2026 di Kantor Kemendes PDT Jakarta, Kamis, Yandri menegaskan bahwa desa binaan harus menjadi fokus utama. Ia mengingatkan bahwa peran pegawai perlu selaras dengan tujuan membangun kehidupan masyarakat pedesaan.

Pilihan Desa Binaan Berdasarkan Asal Usul

Menurut Mendes Yandri, pemilihan desa binaan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan tempat lahir pegawai. Hal ini bertujuan agar program pemerintah berjalan lancar dan tepat sasaran. “Kita harus mendorong program pemerintah yang baik. Tolong ego sektoral dihilangkan, kita minimal mendukung pemerintah dengan cara kita sendiri jangan ikut merecoki,”

Program Pemerintah yang Berdampak di Tingkat Desa

“Karena setiap program pemerintah berdampak di tingkat desa. Contohnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, penanganan stunting, dan pengentasan kemiskinan,”

Ia juga menekankan bahwa pegawai Kemendes PDT wajib terlibat secara maksimal sesuai wewenang masing-masing. Selain itu, Yandri mengimbau peserta untuk memperhatikan materi yang disampaikan, khususnya dalam memahami tugas dan fungsi serta unit kerja di Kemendes PDT.

Harapan untuk Kinerja Optimal

Mendes Yandri berharap peran pegawai bisa dilaksanakan secara maksimal, baik di dalam maupun di luar kantor. Dengan demikian, tidak ada satu pun desa yang berstatus tertinggal, serta kualitas SDM Indonesia dapat meningkat. “Orientasi ini harus sungguh-sungguh jangan sampai nggak paham sama rumah sendiri. Jangan sampai enggak ngerti soal Kemendes PDT. Ini adalah kelembagaan yang kita bawa maka keberhasilan Kemendes ini ya tergantung Bapak Ibu sekalian. Yang kita urus Indonesia bukan beberapa daerah saja,”

Materi yang Disampaikan

Diketahui materi yang disajikan dalam orientasi ini mencakup pengenalan organisasi kementerian serta nilai dan etika instansi pemerintah. Dari sesi tersebut, para peserta diharapkan menjadi petarung handal yang siap mendorong pembangunan desa di seluruh Indonesia tanpa melanggar aturan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *