Latest Program: Menteri Lingkungan Hidup pimpinan apel pengendalian karhutla di Riau
Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Apel Pengendalian Kebakaran di Riau
Pekanbaru, Sabtu
Di Lapangan Bola PT Pertamina Hulu Rokan, Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq menghadiri apel pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Acara ini dilakukan sebagai langkah awal mempersiapkan penanggulangan karhutla, terutama di wilayah rentan.
Apel kali ini mengikuti serangkaian kegiatan serupa yang diadakan bulan Maret lalu. Saat itu, Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djamari Chaniago memimpin upacara serupa. Peserta terdiri dari tim pemadam api dari pemerintah dan perusahaan, seperti Tim Pengendalian Kebakaran Hutan Sumatera, PT PHR, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), serta Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI).
“Enam provinsi utama memiliki risiko kebakaran hutan dan lahan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain. Kesiapsiagaan saat ini sangat penting, terutama mengingat prediksi cuaca BMKG yang menyebutkan musim kemarau tahun ini akan berlangsung lebih lama,” ujar Hanif.
Menurut Menteri Hanif, musim kemarau 2025 diperkirakan berlangsung selama 3 hingga 4 bulan dan langsung mencapai puncaknya. Namun, tahun ini kemarau akan dimulai lebih awal dari biasanya, dengan puncaknya terjadi di bulan Juni, Juli, dan Agustus. Masa kemarau diperkirakan berakhir di Oktober, sehingga total durasinya mencapai tujuh bulan.
“Musim kemarau yang terjangkau selama tujuh bulan membuat penanganan karhutla menjadi lebih kompleks. Tanpa persiapan sejak awal, kita bisa kewalahan, terlebih jika diiringi fenomena iklim El Nino yang juga berlangsung bersamaan,” tambahnya.
GM PT PHR Zona Rokan, Andre Widjanarko, menyatakan perusahaan telah menyiapkan alat berat di lapangan. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam melindungi aset negara serta menjaga lingkungan masyarakat di Riau. “Kami siap mendukung strategi ‘relief fire respond’ pemerintah pusat. Mari bersama memastikan keselamatan kerja dan lingkungan yang aman,” tuturnya.