Latest Program: Pemkot Surabaya luncurkan program “Medical Tourism”
Pemkot Surabaya Perkenalkan Program “Medical Tourism”
Surabaya, Selasa
Dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Surabaya ke-733, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan inisiatif Medical Tourism. Tujuan program ini adalah menjadikan Surabaya sebagai pusat layanan kesehatan yang diminati oleh masyarakat dari Indonesia Timur hingga negara lain.
Kami bekerja sama dengan perusahaan perjalanan. Pasien dari luar kota atau luar negeri bisa memilih paket yang mencakup penjemputan di bandara, pengaturan perawatan di rumah sakit, dan akomodasi untuk keluarga, semuanya terintegrasi dalam satu layanan,” ungkap Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Delapan fasilitas kesehatan di Surabaya telah memperoleh sertifikat Medical Tourism dari Kementerian Kesehatan RI. Fasilitas tersebut meliputi RSUD Dr Soetomo, RSUD Dr Soewandhi, RS Unair, RS Husada Utama, RS Primier Surabaya, RS Siloam, RS Ubaya, serta RS Katolik St. Vincentius a Paulo (RS RKZ). Setiap rumah sakit menawarkan spesialisasi unik, seperti pengobatan penyakit jantung, terapi khusus, hingga layanan kesehatan untuk wanita dan anak.
Program ini bukan sekadar promosi, tetapi menyediakan ekosistem layanan yang terpadu dengan industri pariwisata. Kami ingin membuktikan bahwa kualitas medis di dalam negeri mampu menyaingi layanan luar negeri,” kata Eri Cahyadi.
Mayoritas pasien yang sebelumnya berobat ke luar negeri kini diberi kesempatan untuk menggunakan fasilitas kesehatan Surabaya. Selain itu, tenaga medis yang berpengalaman dan teknologi perawatan modern menjadi daya tarik utama program ini. Pemkot optimis mampu menarik 500 hingga 1.000 pasien dalam beberapa bulan mendatang.