Latest Program: Sulteng perkuat pemerataan akses pendidikan lewat Berani Cerdas
Sulteng perkuat pemerataan akses pendidikan lewat Berani Cerdas
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) tengah berupaya meningkatkan kesetaraan akses pendidikan sebagai langkah memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM). Program prioritas Berani Cerdas, yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Firmanza di Palu, Selasa, mencakup berbagai inisiatif strategis. Ia menegaskan, program ini tidak hanya fokus pada pemberian beasiswa mahasiswa, tetapi juga mencakup bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA), pendistribusian seragam untuk siswa kurang mampu, serta dukungan praktik kerja industri bagi siswa SMK.
Program Berani Cerdas: Inklusivitas dan Intervensi
Dalam tahun lalu, Pemprov Sulteng menyalurkan BOSDA senilai Rp40 miliar kepada 463 sekolah negeri dan swasta. Selain itu, dana untuk seragam siswa dari keluarga ekonomi lemah juga tercapai sekitar Rp6 miliar. Di bidang pendidikan vokasi, pihak pemerintah memberikan bantuan hingga Rp27 miliar untuk praktik kerja industri (prakerin). Namun, pada tahun ini alokasi dana akan diprioritaskan berdasarkan kebutuhan tertentu.
“Berani Cerdas ini bukan hanya tentang pemberian beasiswa mahasiswa, tetapi juga mencakup bantuan operasional sekolah daerah (BOSDA), bantuan seragam bagi siswa kurang mampu, hingga dukungan praktik kerja industri bagi siswa SMK,” ujar Enis.
Perubahan Mekanisme Beasiswa dan Kriteria Penerima
Pemprov Sulteng melakukan perubahan dalam mekanisme penyaluran beasiswa. Sebelumnya, bantuan langsung diberikan ke mahasiswa, namun kini pembayaran diakukan melalui perguruan tinggi. Enis menjelaskan, perubahan ini bertujuan memastikan keakuratan sasaran. Tiga syarat utama diterapkan, yakni mahasiswa harus aktif, memiliki IPK minimal 3,00 untuk jurusan sosial dan 2,75 untuk eksakta, serta tidak menerima beasiswa dari sumber lain.
“Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan ketepatan sasaran. Ada tiga persyaratan utama, yakni mahasiswa harus masih aktif, memiliki IPK minimal 3,00 untuk jurusan sosial dan 2,75 untuk eksakta, serta tidak menerima beasiswa dari pihak lain,” katanya.
Program Beasiswa Tahun Ini: S2, S3, dan Spesialis
Dalam rangka mengembangkan SDM, Pemprov Sulteng juga merencanakan program beasiswa untuk jenjang pendidikan lebih tinggi. Kuota terbatas dialokasikan untuk S2 (100 orang), S3 (20 orang), dan dokter spesialis (10 orang). Para penerima wajib menandatangani kontrak pengabdian minimal lima tahun setelah menyelesaikan studi, terutama untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli di daerah.
Pemprov Sulteng terus memperluas akses pendidikan melalui pemasangan jaringan internet berbasis satelit di 12 lokasi terpencil. Inisiatif ini bertujuan mempercepat penyebaran informasi edukatif. Selain itu, program Berani Cerdas mencakup dukungan berbagai aspek pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat tinggi, guna menciptakan kesetaraan akses secara menyeluruh.