Latest Program: Tinjau TKA SD, Wamendikdasmen: Jangan panik, kerjakan dari soal mudah
Tinjau TKA SD, Wamendikdasmen: Jangan Panik, Kerjakan dari Soal Mudah
Jakarta – Dalam kunjungan ke SDN 03 Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq memberikan nasihat kepada peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD). Ia mengingatkan agar siswa tidak terburu-buru saat mengerjakan soal dan lebih dulu menyelesaikan pertanyaan yang relatif mudah.
“Saya menyampaikan pesan bahwa hasil TKA tidak menentukan kelulusan, jadi jangan panik. Fokuslah pada soal-soal yang lebih sederhana terlebih dahulu, lalu lanjutkan ke soal yang sulit,” kata Fajar.
Pelaksanaan TKA SD gelombang pertama melibatkan 175 sekolah dan sekitar 4,492 juta peserta. Untuk tahap awal, 1,5 juta siswa akan mengikuti ujian dalam dua hari. Fajar juga menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi terkait masalah teknis, seperti keterbatasan jaringan internet, daya listrik, dan potensi kecurangan, berdasarkan evaluasi dari pelaksanaan TKA jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang telah selesai.
Pelaksanaan TKA SD dan Persentase Partisipasi
Dalam kesempatan yang sama, Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin menambahkan bahwa tidak semua siswa kelas 6 SD mengikuti TKA 2026. Meski tingkat keikutsertaan mencapai 98,9 persen, sekitar 35.000 siswa belum mengambil bagian.
“TKA SD akan dimulai pada 20 April hingga 30 April 2026. Sementara ujian susulan diadakan 11 Mei sampai 17 Mei 2026,” kata Toni.
Pengumuman hasil TKA SD akan dilakukan pada 18-23 Mei 2026. Fajar menekankan bahwa ujian ini dirancang untuk membantu siswa mengasah kemampuan akademik sebelum menghadapi seleksi lebih lanjut. Ia juga menyoroti pentingnya kesabaran dan strategi dalam mengerjakan soal, agar tidak mengganggu performa secara keseluruhan.