Special Plan: PT Dahana Lepas Ekspor Perdana 18.000 Ton Amonium Nitrat ke Australia
PT Dahana Ekspor 18.000 Ton Amonium Nitrat ke Australia
Bontang, pada 18 April 2026, menjadi tempat pelaksanaan ekspor pertama PT Dahana. Perusahaan tersebut mengirimkan 18.000 ton Amonium Nitrat (AN) ke pasar internasional Australia. Kegiatan ini bagian dari strategi perluasan ekspor ke luar negeri. Direktur Operasi, Abdul Haris Atbaro, menjelaskan bahwa kesiapan operasional dan kualitas produk telah mencapai standar global.
“Ekspor ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah memenuhi standar global dalam kapasitas produksi serta kualitas produk. Ini menjadi bukti bahwa produk dalam negeri mampu bersaing di pasar global,” ujar Abdul Haris Atbaro.
Dukungan dari Pemimpin Industri
Direktur Utama, Hary Irmawan, menegaskan bahwa ekspor ini memperkuat eksistensi PT Dahana di panggung internasional.
“Hari ini adalah momen penting bagi kami, karena untuk pertama kalinya perusahaan resmi memasuki pasar Australia. Kiprah ini tidak hanya menunjukkan keberhasilan bisnis, tetapi juga pengakuan terhadap kemampuan industri nasional,” ujar Hary Irmawan.
Pemilihan Australia sebagai tujuan ekspor disebabkan oleh kebutuhan besar sektor pertambangan negara tersebut. Produk AN dari PT Dahana dinyatakan memiliki daya saing yang baik dan memenuhi persyaratan internasional.
Penunjang Ekspor yang Konsisten
Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI G. Eko Sunarto, keberhasilan ekspor ini membuktikan daya saing industri strategis Indonesia.
“Ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan ekspor produk industri pertahanan ke luar negeri, sekaligus mendukung ketahanan ekonomi dan pertahanan negara,” ungkap Brigjen TNI G. Eko Sunarto.
Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Kalimantan Timur, Teguh Ismartono, menyatakan dukungan atas kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi industri.
“Pencapaian ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki kualitas dan daya tawar yang mampu bersaing di tingkat global,” ujar Teguh.
Manfaat bagi Masyarakat Lokal
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengapresiasi keberhasilan ekspor ini.
“Kami berharap dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat, baik dalam pertumbuhan ekonomi maupun kesejahteraan,” ujar Neni Moerniaeni.
Bahan kimia ini digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional pertambangan, termasuk tambang terbuka dan bawah tanah.
Ekspor Perdana diikuti oleh Konsistensi
Di samping ekspor 18.000 ton AN, PT Dahana juga kembali menunjukkan kiprahnya melalui pengiriman 250 ton produk bahan peledak cartridged emulsion ke Australia pada 19 April 2026. Ekspor ini dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok, dengan tujuan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.