Main Agenda: Menag resmikan pembangunan gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta

Menteri Agama Jakarta: Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Diresmikan

Jakarta – Nasaruddin Umar, Menteri Agama, menghadiri upacara peresmian pembangunan gedung baru Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Acara ini ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya konstruksi. Menag menekankan peran penting fakultas ini sebagai pusat studi agama Islam yang bersejarah di Indonesia.

“Fakultas Ushuluddin harus kembali menjadi rujukan. Kita tidak hanya menjadi konsumen keilmuan, tetapi harus jadi produsen dalam pengembangan ontologi dan epistemologi keislaman,” katanya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Kamis.

Pembangunan gedung tersebut diresmikan sebagai penghargaan terhadap peran Menag dalam bidang akademik dan sosial keagamaan. Gedung baru akan diberi nama Prof Dr K.H. Nasaruddin Umar, M.A., yang menjadi simbol perkuatan posisi fakultas sebagai pusat kajian Islam unggulan nasional dan internasional.

Dalam kesempatan ini, Rektor UIN Jakarta, Asep Saepudin Jahar, menyatakan proyek ini selaras dengan pencapaian kampus dalam peringkat ke-29 dunia di bidang studi agama-agama versi QS World University Rankings by Subject 2026. “Ini momentum untuk memperkuat integrasi keilmuan dan meningkatkan kualitas program studi. Kami juga tengah mempersiapkan transformasi menuju PTKN-BH,” ujarnya.

Menurut Menag, gedung baru akan dilengkapi e-library dan ruang diskusi ilmiah yang mendukung ekosistem akademik produktif. Perpustakaan, menurutnya, tidak lagi sekadar tempat penyimpanan buku, tetapi menjadi pusat akses pengetahuan digital. Dosen dan peneliti diharapkan aktif mempresentasikan hasil riset mereka.

Data dari panitia pembangunan menyebutkan gedung akan dibangun di Kampus II UIN Jakarta. Luas lahan mencapai 2.889,7 m², sementara total luas bangunan sekitar 4.554 m², terdiri dari tujuh lantai. Proyek ini telah memenuhi aspek legalitas dan didukung infrastruktur dasar yang memadai.

Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, Ismatu Ropi, mengharapkan proyek ini menjadi titik balik dalam memperkuat tradisi keilmuan Islam. Ia menegaskan pentingnya pembangunan untuk mengatasi keterbatasan ruang dan fasilitas yang selama ini dialami fakultas tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *