Meeting Results: Kemendikdasmen tingkatkan kompetensi Bahasa Inggris 13.964 guru SD

Kemendikdasmen tingkatkan kompetensi Bahasa Inggris 13.964 guru SD

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaksanakan peningkatan kompetensi Bahasa Inggris bagi 13.964 guru Sekolah Dasar (SD) dalam rangka persiapan implementasi mata pelajaran tersebut sebagai wajib di tingkat SD pada tahun ajaran 2027/2028. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengatakan, pada 2026 pihaknya telah menyelenggarakan pelatihan mendalam Bahasa Inggris untuk 5.777 guru SD di berbagai wilayah Indonesia.

“Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengajarkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai 2027, terutama untuk siswa kelas tiga SD,” ujar Mu’ti di Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa.

Menurut Mu’ti, upaya peningkatan kompetensi tersebut sejalan dengan fokus pemerintah dalam reformasi pendidikan nasional, khususnya pada peningkatan kualifikasi, keahlian, dan kesejahteraan para pendidik. Di sisi lain, ia menjelaskan bahwa Kemendikdasmen juga menargetkan penguatan kualitas pendidikan secara keseluruhan melalui berbagai inisiatif, termasuk pelatihan guru dan pengembangan metode pembelajaran di berbagai bidang.

Program yang dicanangkan mencakup alokasi pelatihan bagi guru di lebih dari 11.400 satuan pendidikan. Sebagian dari lembaga tersebut telah melewati proses verifikasi dan validasi, sementara sebagian lagi sedang dalam tahap penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) agar program dapat berjalan secara efektif. “Kami sudah mengalokasikan untuk lebih dari 11.400 satuan pendidikan. Sebagian sudah verifikasi dan validasi, dan kini dalam proses penandatanganan perjanjian kerja sama agar program bisa segera berjalan,” tambah Abdul Mu’ti.

Tindakan ini diambil untuk mengatasi tantangan yang dihadapi sektor pendidikan Indonesia pasca-pandemi COVID-19, serta berbagai faktor lain yang memengaruhi kualitas pembelajaran. Dengan memperbaiki kapasitas guru, Kemendikdasmen berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan siap menerapkan kurikulum baru secara komprehensif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *