New Policy: Ketua Umum TP PKK dorong perlindungan perempuan dan anak di Belu, NTT
Ketua Umum TP PKK Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak di Belu, NTT
Kunjungan Tri Tito Karnavian, Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), ke Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, menyoroti isu penting tentang perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan. Dalam pidatonya di Jakarta, Minggu, ia mengingatkan bahwa pencegahan kekerasan dalam rumah tangga serta pelecehan seksual—baik fisik maupun verbal—terhadap perempuan dan anak sangat krusial. Menurutnya, ini terutama diperlukan karena kekerasan umumnya dilakukan oleh pihak yang merasa lebih unggul, seperti laki-laki atau kepala keluarga.
Tri menekankan bahwa perempuan dan anak harus dilindungi dari tindakan superior yang sering mengorbankan mereka. Ia juga menyoroti perluasan kesadaran akan hak-hak yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan. “Anak laki-laki seharusnya dibiasakan dengan prinsip kesetaraan, bukan merasa lebih superior,” ujarnya. Pendidikan menjadi kunci untuk mencegah kebiasaan ini, menurut Tri, yang juga ingin mendorong perempuan agar berani menolak perlakuan tidak adil.
“Angka kekerasan di rumah tangga atau pelecehan terhadap perempuan, serta eksploitasi anak, sangat tinggi. Ini bukan hanya masalah lokal, tapi bersifat global. Kita harus bersama-sama memerangi hal ini di lingkungan kita,” kata Tri.
Dalam upaya menciptakan generasi yang lebih kuat, Tri juga meminta orang tua memberikan pendidikan yang seimbang. Ia menegaskan bahwa anak perempuan tidak boleh ditekan untuk menerima keadaan. “Mereka perlu diberdayakan agar percaya diri dalam memperjuangkan hak mereka,” tambahnya. Pemimpin masa depan, yang saat ini bersekolah di tingkat SMP dan SMA, akan menjadi penentu pembangunan daerah. Apalagi, Belu sebagai daerah perbatasan dengan Timor Leste memerlukan kekuatan sumber daya manusia yang tangguh.
Kegiatan “Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Fisik dan Verbal” serta “Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Minyak Kemiri” di Gedung Wanita Betelalenok dihadiri oleh Bupati Belu Willybrodus Lay, Ketua TP PKK Kabupaten Belu Lidwina Viviawaty Ng Lay, dan jajaran pejabat OPD serta Forkopimda Belu. Tri menilai acara ini penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencapai Indonesia Emas 2045.