Special Plan: Tinjau STIP, Mensos targetkan Sekolah Rakyat rintisan mulai Mei
Tinjau STIP, Mensos Optimis Sekolah Rakyat Rintisan Siap Beroperasi Mei
Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melakukan inspeksi langsung ke lokasi Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) di Jakarta. Ia mengecek kesiapan bangunan yang akan digunakan sebagai titik uji Sekolah Rakyat. Proyeksi pembukaan Sekolah Rakyat rintisan ditargetkan awal Mei 2026.
Kesiapan Bangunan dan Proses Seleksi
Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul memastikan bahwa persiapan tempat belajar mengajar sudah cukup memadai. Kegiatan seleksi siswa dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), tanpa mengandalkan pendaftaran terbuka. Tim teknis juga melakukan pendekatan langsung ke keluarga sasaran untuk memastikan bantuan sampai tepat kepada yang paling membutuhkan.
“Tidak boleh ada titipan atau praktik yang melanggar ketentuan. Semua harus benar-benar menyasar keluarga yang paling membutuhkan,” tutur Gus Ipul.
Hasil Penilaian dan Penambahan Kapasitas
Kunjungan Mensos fokus pada evaluasi kondisi gedung serta rencana perbaikan fasilitas. “Selama lebih dari sembilan bulan berjalan, hasilnya cukup menggembirakan. Siswa mulai berkembang, dan para guru mampu menyesuaikan metode pembelajaran tanpa mengandalkan tes akademik,” ujar Gus Ipul di Jakarta pada Minggu.
Menindaklanjuti arahan Presiden, pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas Sekolah Rakyat pada tahun ini. Jika sebelumnya mampu menampung hampir 16 ribu siswa, tahun ini ditetapkan lebih dari 30 ribu siswa akan terlayani, termasuk melalui penambahan sekolah rintisan di berbagai wilayah.
Wilayah Jakarta dan Fasilitas Pendukung
Khusus Jakarta dan sekitarnya, sudah ditetapkan 10 titik sekolah rintisan, salah satunya di STIP. Total bangunan di kawasan tersebut mencapai 56 unit, dari mana empat gedung dan dua fasilitas olahraga diizinkan untuk digunakan. Untuk tahap awal, kapasitas sekolah rintisan diperkirakan melayani sekitar 100 siswa, didukung 18 tenaga pengajar dan dua pembimbing.
Hasil survei menunjukkan bahwa struktur bangunan di STIP masih dalam kondisi sangat baik. Tidak ditemukan kerusakan pada fondasi, kolom, balok, maupun atap. Hanya perlu perbaikan ringan pada tempat tidur, toilet, dan ruang makan agar siap digunakan.
Lokasi Lain yang Diseleksi
Selain STIP, pemerintah juga sedang menggarap lokasi lain, termasuk kawasan milik Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kondisi bangunan di sana dianggap serupa dengan STIP, dan kapasitasnya juga ditargetkan sekitar 100 siswa.
Gus Ipul menegaskan bahwa seluruh proses renovasi akan selesai pada akhir April, sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dimulai awal Mei. Ia optimis fasilitas pendukung akan siap menjalankan program ini dengan efektif.