New Policy: UI GreenMetric dan IUTE satukan kampus dunia untuk aksi iklim nyata
UI GreenMetric dan IUTE satukan kampus dunia untuk aksi iklim nyata
Di Tajikistan, UI GreenMetric mengadakan Pertemuan Tingkat Tinggi Rektor Kampus Hijau (Summit of Rectors of Green Universities) pada 14–17 April 2026. Acara ini menjadi ajang penting bagi lembaga pendidikan tinggi untuk mengubah rencana yang terpecah menjadi tindakan nyata dan sistematis di lapangan. Dalam pernyataannya, Rabu, Kepala UI GreenMetric, Dr Vishnu Juwono, menyoroti keterbatasan waktu yang tersisa untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Menurut laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, progres global masih tergolong perlahan dan mengkhawatirkan karena tekanan iklim serta ketidakstabilan geopolitik. Sebagai penyelenggara acara, International University of Tourism and Entrepreneurship (IUTE) Tajikistan memainkan peran kunci dalam memfasilitasi diskusi lintas negara. Penyelenggaraan forum di Dushanbe menegaskan bahwa universitas dari negara-negara berkembang kini berada di garis depan dalam mengarahkan adaptasi terhadap perubahan iklim global.
“Tantangan penentu di zaman ini bukanlah apakah transformasi itu diperlukan, melainkan apakah transformasi itu dapat diwujudkan cukup cepat. Institusi penentu di masa depan bukanlah mereka yang beroperasi di dalam sistem, melainkan mereka yang mampu merancang ulang sistem tersebut. Universitas harus menjadi bagian dari institusi-institusi tersebut,” demikian Vishnu.
Forum ini juga mendorong semua pihak untuk mengubah data keberlanjutan kampus menjadi kebijakan konkret yang terhubung dengan pendanaan hijau dari lembaga seperti Asian Development Bank. Langkah IUTE Tajikistan menunjukkan komitmen kawasan untuk menjembatani transisi lingkungan dengan kemajuan teknologi digital, memastikan inovasi seperti kecerdasan buatan berjalan sejalan dengan pelestarian alam tanpa memperlebar kesenjangan.