Special Plan: Pemenang penghargaan untuk Kompetisi Skenario Sinema 2026
Pemenang Penghargaan untuk Kompetisi Skenario Sinema 2026
Jakarta – Kementerian Kebudayaan, melalui Direktorat Film, Musik, dan Seni, mengadakan acara penghargaan dalam rangka memperingati Hari Film Nasional ke-76. Acara ini dilaksanakan di Jakarta pada Senin, dengan tujuan menyalurkan karya naskah yang memiliki nilai sejarah dan narasi yang menarik.
Kemenbud: Mendorong Karya Berbasis Sejarah
Pemenang Kompetisi Penulisan Skenario SINEMA 2026 diumumkan dalam upacara yang mengusung tema “Kisah Kita, Kekuatan Bangsa”. Juara pertama dalam kategori film pendek diraih oleh Gerbon g Maut karya Dhony Fachri Wibawa (DI Yogyakarta), sementara juara kedua dipersembahkan untuk T uan g Yosep karya Mariemon Simon Setiawan (Nusa Tenggara Timur). Juara ketiga berada di tangan Bayanga n Dalam Asa, karya Herlambang Irdiansyah.
Di kategori film panjang, Kapalsela m Kalibayam oleh Tito Imanda (Jawa Tengah) meraih juara pertama. Juara kedua dikuasai Pertaruha n Sunyi karya Suharso (Jawa Tengah), dan juara ketiga menjadi milik Mardijker : Panggung Kematian, karya Satria Sunanda (Kalimantan Selatan).
“Melalui penilaian oleh tim juri yang terdiri dari para profesional dan akademisi di bidang perfilman serta sejarah, kompetisi SINEMA bertujuan memperkuat karya naskah dengan aspek sejarah yang mendalam, sekaligus menjaga kualitas narasi yang relevan dan luas,” kata Menbud Fadli Zon.
Fadli Zon menegaskan bahwa program SINEMA berperan penting dalam menjaga kekuatan megadiversitas Nusantara, sekaligus mengembangkan ekosistem sinema yang mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya. Ia menambahkan bahwa naskah menjadi faktor kunci dalam menciptakan film yang diterima oleh masyarakat.
“Naskah skenario menjadi sangat vital. Ke depan, pemerintah juga akan mendorong penulisan skenario film anak guna memastikan ketersediaan bank naskah sekaligus talenta penulis skenario yang bagus dan berkualitas,” ujar dia.