What Happened During: Wamenhaj minta petugas haji wakafkan diri layani jamaah sepenuh hati
Wamenhaj Minta Petugas Haji Berikan Pelayanan Maksimal
Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak mengajak para petugas haji yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk mengabdikan diri sepenuhnya dalam melayani jamaah. “Semua dari Anda adalah bagian dari tugas suci yang memperkuat amanah dari negara, agama, dan keluarga,” katanya setelah memberi pembekalan kepada petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat.
Sejumlah 400 orang petugas haji akan dimulai berangkat ke Arab Saudi pada Jumat ini sebagai pengawas awal. Mereka bertugas memastikan segala persiapan layanan siap sambut jamaah yang akan tiba di Tanah Suci.
“Wakafkanlah diri Anda sepenuhnya untuk menunaikan tugas di Tanah Suci. Ini adalah misi suci yang menguji kesungguhan Anda, keluarga, dan agama,” ujar Dahnil.
Persiapan mental, fisik, dan rohani para petugas haji diingatkannya agar mampu menjalankan tugas dari saat jamaah tiba hingga kembali ke tanah air. “Amanah dari Allah SWT, negara, dan jamaah haji dititipkan sepenuhnya kepada Anda,” lanjutnya.
Dahnil menyoroti keragaman latar belakang jamaah Indonesia, termasuk mereka yang berada dalam kondisi risiko tinggi. “Beberapa jamaah tidak mampu secara finansial, tetapi masih berani mengupayakan naik haji. Mereka jual tanah, sawah, atau tabungkan seluruh penghasilan hidup,” jelasnya.
Menurut Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, petugas haji dimulai diberangkatkan pada 17-18 April 2026. “Jadwal keberangkatan PPIH Arab Saudi 2026 dilakukan dengan langkah bertahap, mulai dari tim advance pada 13 April,” katanya.
Petugas Daker Madinah dan Bandara akan diberangkatkan pada 17-18 April, sementara Daker Makkah menyusul pada 22-24 April. Amirul Hajj ditentukan berangkat pada 19 Mei 2026.
Kementerian Haji memastikan bahwa kesiapan layanan jamaah di Tanah Suci akan dipersiapkan melalui peran para petugas ini, sebagai ujung tombak kesuksesan misi haji tahun 2026.