Facing Challenges: MINI 1965 Victory Edition meluncur hanya 16 unit
MINI 1965 Victory Edition Tampil di Pameran BMW Group Festival of JOY
Dalam rangkaian acara BMW Group Festival of JOY yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, dari 17 hingga 19 April 2026, BMW Group Indonesia memperkenalkan edisi khusus MINI 1965 Victory Edition. Model ini hanya tersedia dalam jumlah terbatas, yakni 16 unit, yang dipamerkan sebagai bagian dari perayaan sejarah motorsport MINI.
Edisi khusus ini menggabungkan elemen desain modern dengan ciri khas klasik, terutama melalui angka “52” yang menonjol pada sisi kendaraan. Angka tersebut menjadi simbol ikonik yang merepresentasikan prestasi MINI pada tahun 1965, sekaligus memperkuat hubungan emosional dengan warisan brand tersebut.
“MINI 1965 Victory Edition adalah perwujudan sejarah motorsport yang dihormati, sekaligus interpretasi kontemporer dari identitas MINI yang tetap relevan hingga kini,” kata Daren Ching, Head of MINI Asia, dalam pernyataannya.
Kendaraan legendaris ini menghadirkan desain luar yang memikat, seperti warna Chili Red dengan aksen putih yang mengalir dari bagian depan hingga belakang, menciptakan kesan dinamis dan sporty. Elemen heritage juga diperkuat melalui detail eksklusif, termasuk desain interior dan eksterior yang menggambarkan tahun 1965, serta velg yang menginspirasi lini John Cooper Works.
Bukan hanya menghadirkan estetika bernuansa sejarah, MINI 1965 Victory Edition juga menampilkan teknologi terkini serta performa yang menjaga esensi fun-to-drive, sesuai dengan DNA motorsport MINI. Selama festival, konsumen bisa menjelajahi inovasi terbaru dari BMW dan MINI melalui lebih dari 80 unit kendaraan serta 14 unit BMW Motorrad yang ditampilkan.
Dalam rangka meningkatkan pengalaman pelanggan, BMW Financial Services bekerja sama dengan Blibli, Maybank Credit Card, dan Maybank Finance memberikan penawaran khusus untuk memudahkan kepemilikan kendaraan. Dengan kombinasi desain, teknologi, dan koneksi budaya, MINI 1965 Victory Edition menjadi simbol evolusi merek yang tak pernah mengabaikan akar perjuangan di dunia balap.