Historic Moment: Kisah Klasik Ronaldo Nazario dengan Indonesia
Kisah Klasik Ronaldo Nazario dengan Indonesia
Dalam kunjungan ke Jakarta, mantan bintang sepak bola legendaris Ronaldo Nazario mengingat kembali pengalaman bersejarahnya 3 dekade silam. Saat itu, di usia 19 tahun, ia tiba di tanah air sebagai salah satu pemain paling berpotensi dari Tim Nasional Brasil. Meski belum populer seperti bintang-bintang lainnya, Ronaldo dianggap sebagai simbol kemurnian talenta sepak bola Samba yang identik dengan estetika permainan indah, jogo bonito.
Ronaldo Luís Nazário de Lima, yang dikenal sebagai wonderkid, hadir bersama PSV Eindhoven dalam tur pramusim. Tim asal Belanda itu membawa skuad papan atas, termasuk nama-nama besar seperti Ronald Waterreus, Jaap Stam, Phillip Cocu, Wim Jonk, dan penyerang Luc Nilis. Namun, ia melewatkan pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Aksi sang striker pertama kali terlihat ketika menghadapi Persma Manado di Manado.
Kini, Ronaldo kembali ke Indonesia setelah sekian lama. Ia menyampaikan kesan tentang antusiasme penggemar yang menyambutnya. “Seperti yang kalian katakan, seperti yang kalian ketahui, beberapa tahun yang lalu, saya masih teringat ketika saya datang ke sini bersama dengan PSV Eindhoven untuk menjalani tur pramusim,” ujar Ronaldo dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
“Yah jadi saya merasa senang bisa kembali ke sini. Saya melihat antusiasme para pendukung yang sangat hebat sejak turun dari bandara hingga masuk hotel,” katanya.
Pengalaman tersebut tetap menjadi kenangan manis dalam ingatannya. Sebagai penjelmaan talenta murni, kisah Ronaldo di Indonesia 1996 mengukir nama besar dalam sejarah sepak bola nasional.